RSS

Mengetahui ukuran bearing -rumah bearing, rumah bearing maupun shaft yang sudah rusak.

12 Feb

Mekanik dalam membongkar perangkat mesin yang bernama Bearing sering kali mengalami kendala saat Bearing yang mau diganti mengalami beberapa hal, adalah sbb :


  1. Bearing sudah hancur, atau lengket pada shaftnya ( As ), sehingga harus dilakukan perusakan untuk mencopot atau melepas dari shaftnya. Dan ada kemungkinan hal tersbut juga akan merusak shaftnya.
  2. Shaft bering hancur atau patah, atau terjadi keausan yang parah pada shaftnya.
  3. Rumah bearing mengalai keausan yang parah.

Problem yang muncul;

  1. Bagaimana mengetahui ukuran bearing yang sudah hancur
  2. Bagaimana mengatahui diameter shaft yang sebenarnya
  3. Bagaimana mengetahui ukuran diameter rumah bearingnya.

Bearing rusak.

Jika bearing sudah rusak, pecah dan tak terbentuk lagi, maka untuk mengetahui data dimensi ( ukuran ) bearing adalah sbb ;

  1. Untukmengetahui Ø dalam bearing, ukur Ø shaftnya, tempat dimana bearing terpasang.
  2. Untuk mengetahui Ø luar bearing, ukur diameter rumah bearing.
  3. Untuk mengetahui ketebalan bearing, bisa melihat pada katalog bearing setelah tahu Ø dalam maupun Ø luar bearing. Tapi ada resiko kekeliruan data bearing pada katalog bearing, karena jenis bearing bermacam – macam. Untuk itu perlu melihat jenis elemen gelindingnya, jenis bulat ( ball ) atau silinder ( roller ), karena ketebalan bearing dengan jenis elemen gelinding berbeda, akan berbeda ukuran ketebalan bearingnya. Yang lebih mendekati benar adalah, perhatikan permukaan shaftnya, pasti disana ada bekas ikatan ring dalam bearing ( inner ring ) yang mengikat erat pada shaft. Biasanya kondisi permukaan shaft tersebut lebih licin dan mengkilat dari permukaan sisi-sisinya. Ukurlah lebar permukaan terebut, hasil pengukuran itu, merupakan ukuran tebal bearing. Jika igin meyakinkan hasil pengukuran ketealan bearing tersebut cocokan dengan data pada katalog bearing dengan data Ø luar dan Ø dalam yang sudah ada. Jika sudah diketahuinya dimensi Ø dalam ( inner ring ), Ø luar ( outer ring ) dan tebal bearing, Untuk seanjutnya kita tidak kesulitan dalam memberikan data ukuran bearing pada saat pembelian. Dan juga tidak kesilitan dalam membuat shaft baru maupun memperbaiki permukaan rumah bearing.

Shaft ( As / poros ) rusak.

Untuk mengetahui Ø shaft yang terpasang bearing, yang sudah rusak, patah atau apapun yang memungkinkan shaft sudah tidak bisa diukur diameternya.

Ø shaft yang aus bisa diketahui dari Ø dalam / diameter bore bearing yang terpasang. Saratnya adalah, kondisi bearing masih bisa dideteksi dimensinya atau diketahui nomor bearingnya, dengan demikian dimensi ( ukuran ) bisa dilihat pada katalog bearing yang bersangkutan sesuai nomor bearingnya.

Yang paling gampang adalah, mengukur Ø shaft pada permukaan shaft yang tidak rusak. Biasanya disisi kanan – kiri permukaan shaft yang terpasang bearing masih ada ruang permukaan shaft yang bisa diukur diameternya.

Rumah bearing ( housing bearing ) rusak.

Jika permukaan rumah bearing sudah rusak atau aus, untuk mengetahui Ø rumah bearing adalah dengan mengukur, Ø luar bearing ( outer ring ). Jika ragu mengukurnya, cari data pada katalog bearing, dan disana akan tercantum Ø luar dari jenis bearing yang terpasang. Tapi pada umumnya dengan mengukur Ø luar bearing yang terpasang, sudah cukup memberikan data ukuran Ø rumah bearing. Sebagai Mekanik, harus mampu melakukan pengukuran dengan jangka sorong ( sketmat ) sampai detail angka dibelakang koma.

Untuk lebih detailnya, anda perlu membaca buku ” Mengenal Bearing ” ( http://randaka.wordpress.com/2010/10/29/e-book-mengenal-bearing/ ), yang saya susun sedemikian rupa, agar mudah dimengerti tahap demi tahap. Buku yang mengupas seluk beluk tentang bearing penggunaan dan sebagainya.( Lihat pada daftar katagori )

Didik Suwitohadi
10-02-2010.
 
Baca, artikel berkaitan. Free download
 Copy dan Paste pada browser anda.
http://www.easy-share.com/1918222340/Bagaimana Bearing bekerja.pdf
http://www.easy-share.com/1918017661/Kerusakan Rolling Bearing.pdf
http://www.easy-share.com/1918175074/Tentang Rolling Bearing..pdf
 
Artikel berkaitan di Ziddu.com. Free dowload.
http://www.ziddu.com/download/16536313/AplikasiGreaseberdasakanNLGI.pdf.html.

http://www.ziddu.com/download/16485271/Dasar-dasarGemukGrease.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/16455227/TentangRollingBearing..pdf.html

http://www.ziddu.com/download/16455223/KerusakanRollingBearing.pdf.htmlhttp://www.ziddu.com/download/16455205/BagaimanaBearingbekerja.pdf.html
 
64 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Februari 2010 in Tehnik

 

Tag: ,

64 responses to “Mengetahui ukuran bearing -rumah bearing, rumah bearing maupun shaft yang sudah rusak.

  1. Didik

    15 Februari 2010 at 06:15

    Anda memnutuhkan buku mengenai pengetahuan bearing. bisa hubungi kami. thanks

     
    • syahroni

      8 Juli 2010 at 15:06

      oke banget tuh artikelnya buat pengetahuan saya

       
    • anang

      3 Agustus 2010 at 09:23

      tolong kirim kan ukuran berbagai macam bearing ( diameter dalam/luar dan tebal) dan berikan tabel spesifikasi speed dan kemampuan untuk menopang beban ( vertikal/horisontal)

       
      • Didik Suwitohadi

        5 Agustus 2010 at 05:35

        Sabar mas anang, nanti anda akan dapatkan data tentang bearing dalam sebuah buku yang sedang saya susun. Anda nantinya akan bisa men-download buku tersebut.

         
    • ari iskandar

      3 Februari 2011 at 02:13

      saya membutuhakan buku yang lengkap tentang bearing

       
      • Didik Suwitohadi

        7 Februari 2011 at 06:05

        Seperti yang sudah saya sampaikan di Blog saya, saya menyiapkan buku ” Mengenal Bearing “, baca di blog saya. Kalao anda membutuhkan hub. email saya dsuwitohadi@gmail.com. Saya bisa mengirim melalu CD kalau anda memang membutuhkan.

         
    • Kincir Sugeng Wahono

      1 November 2011 at 16:53

      Saya butuh bearing untuk pipa 1 inci (standart). Adakah bearing yg saya maksud?

       
      • Didik Suwitohadi

        2 November 2011 at 06:59

        Bearing ukuran dia. dalam ( dia. lubang bearing ) 1 inch, dia. luar 2 inch, tebal 3/8 inch. Standart. Kalau pakai merk RHP kodenya adalah KLNJ 1. Tapi bisa pakai merk lainnya. Misal, NTN, SKF atau lainnya. Pedomannya ukuran standart bearing yang saya berikan diatas. Mudah mudahan sesai dengan yang anda maksud.

         
    • haidar

      11 November 2011 at 09:41

      bearing ID18 OD 28 adakah,,,thaks

       
      • Didik Suwitohadi

        12 November 2011 at 07:56

        Setahu saya nggak ada, yang ada id. 17, tapi coba saya lihat data saya ya…? Thanks sudah hadir di blog saya

         
  2. Tauhid

    13 Agustus 2010 at 14:07

    saya mencari catalog tentang dimensi bearing dan conversi ukuran semua jenis bearing.
    misalnya jika bearing dengan diameter luar 40mm diameter dalam 17mm maka didapar serial bearing 6203.

     
    • Didik Suwitohadi

      26 Agustus 2010 at 04:58

      Yang anda butuhkan sedang saya susun. Sabar saja Pak nanti akan saya terbitkan. Trims atas kunjungannya.

       
  3. adien

    23 September 2010 at 08:24

    pak tohid :setahu sy kalo serial bearing 6203 pasti diameter dalamnya 15mm bukan 17

     
    • Didik Suwitohadi

      28 September 2010 at 08:37

      untuk memastikannya, coba mas Adien ukur dulu, berapa diameter dalam bearing 6203. Trim atas kunjungannya di blog saya.

       
  4. Ayen

    7 Oktober 2010 at 13:14

    Pak Didik, ditunggu bukunya Pak. Saya juga kesulitan mencari buku ttg ukuran dimensi bearing tsb.

     
    • Didik Suwitohadi

      11 Oktober 2010 at 09:31

      Ya Pak, lagi saya kerjakan nih. Tapi terus terang tidak gratis loooo. Nanti akan saya kirim melalui Email anda ( e book ). Gak mahal kok, tiap seri hanya mungkin 10.000. Sebenarnya ada buku yang sudah hampir selesai judulnya ” Mengenal Bearing “. Tinggal mengupdate ke PDF . Tunggu saja Pak. Trim atas perhatiannya.

       
  5. Andi

    30 Oktober 2010 at 14:54

    kami tunggu bukunya pak.
    tapi klo bisa pak type bearing lainya juga pak spt thrust bearing dll.
    Trim’s atas perhatiannya

     
    • Didik Suwitohadi

      2 November 2010 at 08:47

      Untuk buku tentang bearing anda bisa memesannya Pak. lihat e book ” Mengenal Bearing “, yaaa…tapi mohon maaf, harus ganti ongkos nulisnya. Trims.

       
  6. edy_fitriansyah

    23 Desember 2010 at 11:15

    apa yang dikatakan adien benar kalau bearing 6203 pastilah diameter shaftnya 15 mm cuma sekarang yang masih membingungkan saya kode 62 nya karna jika beda kode tersebut walau nilainya kodenya 03 pada bearing housing diameter cover end belt tidak akan masuk ke bearing saya mohon informasi dari pak didik trm ksh.

     
    • Didik Suwitohadi

      30 Desember 2010 at 05:47

      Bearing dengan kode 62 dan 63,keduanya mampu menahan beban radial maupun axial. 6203 dan 6303, perbedaannya pada tebal bearing dan diameter luarnya saja. Prinsipnya, ukuran diameter bore sama,tapi beda pada ukuran tebal dan diameter luarnya.Begitu juga pada type bearing lainnya. Kalau lebih jelas bisa baca buku saya”Mengenal Bearing”. disana dihahas secara terinci tetang penggunaan dan lifetime bearing serta bagaimana mencopot maupun memasang bearing serta kode-kode bearinglainnya. Trims atas kunjungannya.

       
  7. tonoiceng

    15 Februari 2011 at 04:00

    saya punya bearing tidak ada no.
    tapi ukurannya,28x72x18,no bearingnya berapa

     
    • Didik Suwitohadi

      16 Februari 2011 at 08:59

      Setahu saya ukuran diameter bore bearing tidak ada yang 18 mm. Ukuran yang ada 17mm langsung ke 20 mm dan seterusnya. Tidak ada diameter bore bearing ( diameter dalam) 18 mm. Ukuran diameter luarpun kok terlalu lebar juga, saya tidak mendapatkan data ukuran seperti itu. Saya tidak tahu ukuran bearing yang anda tanyakan itu merk apa, jenis bearing apa. kode bearingnya apa. Mungkin bearing itu merupakan bearing special dari pabrik pembuat mesinnya.
      Trim atas kunjungannya di blog saya.
      salam

       
  8. arif..

    1 Juni 2011 at 13:02

    cara mengetahui kode bearing melalui ukuran diameter dalam,diameter luar dan tebal gimana ya????

     
    • Didik Suwitohadi

      14 Juni 2011 at 04:18

      Kalau anda sudah tahu dimensinya, anda tinggal buka katalog bearingnya. Disana tiap kode bearing, misal bearing dengan kode 6002, pada tabel katalog bearing akan disebut dimensinya. Trims atas keunjungannya.

       
  9. aditya

    14 Juni 2011 at 05:44

    Saya sedang mencari bearing untuk steering gear adjuster (bahasa orang bengkel “kontol bebek”) mobil suzuki esteem 1996. Seri yang tertera (yang terlihat) 6003. Tapi setelah saya cari di toko2 sparepart, bearing dengan nomor seri tersebut berdimensi diameter luar 35, dan diameter dalam 17, sedangkan yang sesuai dengan kebutuhan saya diameter luar 35 dan diameter dalam 18. Mohon pencerahan, ada nggak jeneis bearing yang ‘compatibel’ dengan kebutuhan saya. Thx Pak Didik.

     
    • Didik Suwitohadi

      15 Juni 2011 at 07:18

      Bearing yang anda maksud mungkin bukan jenis bearing 6003 yang standart. Coba di cek lagi selain tertera angka no. 6003. Kode kode lainnya anda harus baca ( kode angka maupun hurup yang tertera sebelum maupun sesudah angka 6003 dan juga merknya). Disanalah nanti akan membedakan antara bearing 6003 umum ( standart ) dengan bearing 6003 yang bersifat special, artinya tidak menggunakan ukuran standart. Hal itu sudah pernah saya alami. Baring bearing jenis tersebut biasanya atas pesanan dari pabrik pembuat mesin / mobil itu sendiri. Jadi pabrik mobil tersebut tidak menggunakan ukuran bearing yang standart atau umum, karena kebutuhan tehnis mereka sendiri. Trims atas kunjungannya.

       
  10. Siho Gp

    24 Juni 2011 at 02:11

    kalo bearing ukuran 40mm X 15mm seri berapa om?

     
    • Didik Suwitohadi

      27 Juni 2011 at 09:23

      Ukuran yang anda berikan kurang satu angka nilai dimensi, Dan dimensi yang anda berikan itu diameter luar, dalam ( shaft ) apa tebal bearing. Coba kirim dimensi yang seperti ini. diameter luar, diamter dalam ( diameter lubang bearing ) dan tebal bearing. Kalau 40 mm tersebut adalah diameter dalam maka. bearing tersebut berakiran angka 8. Tinggal pilih 6008, 6208,6308 atau mungkin bearing berkepala angka 7.

       
  11. kemas abdul halid

    16 Agustus 2011 at 22:09

    jenis-jenis bearing yg anda berikan saya rasa kurung komplit tkg di perjelas minimal 5 jenis bearing.trims

     
  12. kemas abdul halid

    16 Agustus 2011 at 22:12

    tlg di perjelas

     
    • Didik Suwitohadi

      18 Agustus 2011 at 05:57

      Semua bisa jelas kalau anda baca dibuku saya ” Mengenal Bearing “. Trims atas kehadirannya di blog saya

       
  13. abdul azis

    8 Desember 2011 at 04:31

    kalo ukuran diameter dalam 55 x dia luar 120 x tebal 30 mm kodenya apa nich?

     
    • Didik Suwitohadi

      8 Desember 2011 at 04:39

      Tebal 30 tidak ada yang ada tebal 29. kalau ball bearing kode nomernya 6311.

       
  14. Agung Hanya Rakyat Jelata

    9 Desember 2011 at 02:23

    Saya mau tanya jika saya ingin memakai bearing Ød 40 toleransinya berapa?
    dan saya membuat pasangan AS nya toleransinya berapa? Tolong yah
    Thanks

     
    • Didik Suwitohadi

      12 Desember 2011 at 12:01

      Toleransi pada as maupun housing nya tergantung pada beban yang akan diterima. Kalau beban berat dan putran kuat, seyogyanya toleransinya adalah nol.

       
      • Leo

        12 Januari 2012 at 20:07

        Kalau dia luar 24mm, dia dalam 9mm, ball bearing, berapa nomornya Om,tanks.

         
      • Didik Suwitohadi

        13 Januari 2012 at 07:29

        Bearing dia. luar 24 mm, dia. dalam 9 mm, tbl. 7 mm. nomor bearingnya 609.tinggal anda pilih kode akhirannya ZZ atau RS.

         
  15. fernando

    18 Januari 2012 at 05:04

    mas, saya mw tanya neeh.
    penting bgt…
    saya perlu bearing yg diameter dalam nya 20mm, tp diameter luar nya 30mm.
    kasih saran nya donk mas.
    kalo gk ada, bs pake yg mn??
    asal diameter dlm nya >15mm, diameter lluar nya harus 30mm.
    thanx

     
    • Didik Suwitohadi

      18 Januari 2012 at 06:19

      Bearing dengan dia. dalam 20 mm. dia.32 luar tebal 7mm. kode 6804. sedang dia, dalam 20, dia luar 27, tbal 4 mm. kode 6704.
      Tidak ada bearing dengan dia dalam. 20 dengan dia luar 30 mm. Kalau itu memang belum pernah diganti, berarti asli bawaannya mesin. Anda harus pesan di pembuat mesinnya. Standar bearing yang ada seperti yang sudah saya sampaikan. Kadang memang pabrik pembuat mesin memesan jenis bearing sesuai dengan kebutuhannya kepabrii bearing, dan tidak dijual dipasaran. Yang dijual dipasaran adalah bearing ukuran standart Internasional, yang umum dipakai.

       
  16. abeng

    31 Januari 2012 at 05:56

    oom, mohon bantuannya….
    menurut informasi mekanik bahasa umumnya “laher komstir jenis laher bambu, ball race”
    sedangkan yang tertera pada bearing adalah sbb :

    45x24x12
    52x34x12

    dari kedua kode bearing tersebut kl “diterjemahkan” ke bahasa bearing nomor berapa ya?

    ooh iya angka 12 nya menunjukkan apa ya? kalau itu tebal bearing apakah kenaikan angkanya seperti 12,13,14,15 dst ? atau ada angka-angka tertentu ?

    terima kasih oom

     
    • Didik Suwitohadi

      31 Januari 2012 at 13:24

      Kalau memang tertera pada bearingnya, kemungkinan itu bukan ukuran bearing. Ukuran bearing harus diukur diameter dalam, diameter lkuar dan tebalnya. Coba anda ukur dimensi itu. Mungkin saya bisa bantu nomor bearingnya. Sebutkan juga jenis rollingnya ( elemen gelindingnnya ). Ball( bulat ) atau Roller ( silinder ). Single atau doble atau triple. Apakah diameter dalam bearing berbentuk kerucut ? Dan tidak ada bearing ukuran yang seperti anda sebutkan itu.

       
  17. Agus Jati

    2 April 2012 at 06:31

    boleh tanya mas…

    kalau pengen tau kode bearing dengan Spek :
    – Roller bearing
    – diameter dalam 3 cm
    – diameter luar 5 cm
    – tebal bearing 1 cm

    bisa ndak di cari kode bearingnya…??

    trimakasih jawabannya…

     
    • Didik Suwitohadi

      3 April 2012 at 04:01

      Tidak ada ukuran bearing yang anda sebut 30 (3Cm) X 50 (5Cm ) X 10 (1 Cm ). Ukuran bearing diukur dengan satuan ukuran mm, bukan cm.
      Ukuran bearing yang mendekati adalah :
      Bearing 61806 : 30 X 42 X 7.
      Bearing 61906 : 30 X 47 X 9.
      Bearing 16006 : 30 X 55 X 9.
      Bearing 6006 : 30 X 55 X 13.
      Semoga bisa membantu.

       
  18. hardiansyah

    8 Oktober 2012 at 21:36

    saya kesulitan mencari bearing dengan kode 7R6 utk rol mesin cetak saya ukuran berapa kode bearing yg sama dengan kode tersebut……

     
    • Didik Suwitohadi

      9 Oktober 2012 at 22:35

      Anda harus mengukur diameter dalam bearing, diameter luar dan tebal bearing. Itulah ukuran bearing yang dimaksud. Melihat kode bearing yang anda berikan tersebut kemungkinan berukuran inchi bukan mm ( milimeter). Semoga bisa dimnegerti.

       
  19. ulansyam perdana

    28 Desember 2012 at 00:23

    Saya sedang mencari bearing, dengan diameter dalam sama persis dengan diameter dalam bearing 6201, tetapi diameter luar yg saya butuhkan sama persis dengan diameter luar bearing 6202. Apakah ada ukuran bearing yg sesuai?
    Thx

     
    • Didik Suwitohadi

      30 Desember 2012 at 10:11

      Sepanjang pengalaman saya, tidak ada Pak yang seperti itu. Karena ukuran bearing sudah standart, sesuai kodenya. Kecuali anda pesan ke pembuat Bearing.

       
  20. arief

    25 Februari 2013 at 03:20

    mana nih bukunya…katanya mau di upload’in….dari 2010-2012 gak keluar2 euy

     
  21. widi

    30 Maret 2013 at 13:31

    sekedar info…. Mohon semua tmn2 hrs tahu jenis2 bearing dl.. seperti ball,needle, taper, sperical, trust bearing

     
    • Didik Suwitohadi

      31 Maret 2013 at 08:03

      Bisa dibaca di buku ” Mengenal Bearing “. silahkan….

       
  22. ridho

    1 Mei 2013 at 08:13

    pak didik, di ebook mengenal bearing, apakah semua jenis bearing ada diebook tersebut
    seperti Linear bearing, cam followers bearing,rod end bearing,eccentric bearing, spherical bearing, cylindrical bearing,
    dan apakah diebook tsb disebutkan juga aplikasi dari setiap bearing tsb, karena saya sangat butuh
    info tersebut untuk bidang pekerjaan saya,
    terima kasih

     
    • Didik Suwitohadi

      2 Mei 2013 at 11:42

      Dibahas pengenalan mulai awal, dan aplikasinya. Kalau anda maksud daftar bearing, buku tersebut tidak sampai mencantumkan daftar bearing. Akan disusun di buku tersendiri. Trims atas kunjungannya.

       
  23. Marali s

    10 Juni 2013 at 12:26

    Sya blum faham, cara cari kod bearing klu od190mm id90mm tbl 60mm .tlng ulang jelas kan

     
    • Didik Suwitohadi

      10 Juni 2013 at 23:37

      Anda tinggal buka katalog bearingnya. Anda tinggal mencocokan ukuran yang anda punya pada katalog tsb, dan akan ketemu kode bearingnya. Biasanya terletak pada baris sebelah kanan.

       
  24. barnandes

    1 Juli 2013 at 07:36

    bagaimana cara membaca bearing dengan kode 6006 ZZ C3

     
    • Didik Suwitohadi

      4 Juli 2013 at 12:35

      Membaca bearing 6006-ZZ C3, angka 6 pada bagian akhir menunjukan diameter bore ( lubang bearing ) =30 mm. Kode ZZ, bearing tersebut berpenutup dari plat, C 3 adalah kode untuk clearance/gapnya. Lebih jelas, baca buku ” Mengenal Bearing “.

       
  25. dede

    15 November 2013 at 10:27

    mas bisa bantu saya ndak…

    saya minta tolong tentang ukuran bearing …saya mencari bearing dgn diameter luar 22mm diameter dalam 16mm lebar 4mm/-6mm…

    sy minta tolong mas… apabila mas tau bisa tolong kirim ke e-mail saya (uyaapeemes@gmail.com)

    sebelumnya terimakasih

     
    • Didik Suwitohadi

      15 November 2013 at 11:08

      Tidak ada. Yang ada uk. dia. dalam 15, dia luar 24, tbl.5 mm. Ball Bearing.
      Apakah bearing anda jenis tsb diatas.

       
  26. ismail

    6 Desember 2013 at 14:07

    mas kt taw ngak hasilnya klw
    diamter dalam : 45mm
    diamter luar : 85mm
    n tebalnya : 19mm
    jd nomer bearingnya itu barapa..??

     
    • Didik Suwitohadi

      8 Desember 2013 at 14:22

      Sebenarnya, anda bisa lihat pada fisik bearing tersebut, ada tertera pada bearing tersebut nomor bearingnya. Tapi, baiklah, saya jawab, ball bearing dengan nomor 6209….

       
  27. komang

    24 Juni 2014 at 14:36

    kalau od 52 mm, id 22 mm, tebal 15 mm kode brp om ,,? trims sebelumnya :)

     
    • Didik Suwitohadi

      26 Juni 2014 at 23:27

      Setahu saya diameter dalam bearing uk. 22mm tidak ada, yang ada adalah diameter 20 atau 25 mm. Itu jenis bearing apa…? Ball bearing, Cyl. Bearing, Needle bearing…? Trims sudah mampir di blog saya.

       
  28. Hari Suprapto

    22 Agustus 2014 at 12:17

    Permisi Pak Didik.
    Salam sejahtera dan salam kenal, saya Hari dari Bekasi.
    Saya mau tanya beberapa hal.

    – Apa ciri2 bearing dengan grade heavy duty?
    – Apa perbedaan bearing grade heavy duty dengan bearing grade light/medium duty?
    – Dimanakah lokasi toko (area Jabodetabek) tempat saya bisa membeli bearing dengan grade heavy duty?
    – Apakah di Indonesia ada pabrik pembuatan bearing yg mau memproduksi bearing partai kecil (100 s.d 200)?

    Atas perhatian dan jawaban Bapak saya ucapkan terima kasih.
    Sehat selalu untuk Bapak :)

     
    • Didik Suwitohadi

      23 Agustus 2014 at 11:39

      Setiap bearing di desain dengan kemampuan beban tersendiri, semakin besar diameter borenya, otomatis akan semakin besar daya tahannya. Semua bisa dilihat pada katalog bearing tersebut. Biasanya semakin besar beban yang akan di terima suatu tumpuan, pada umumnya akan mennggunakan bearing jenis roller bearing ( bukan ball bearing ), bentuk cones, atau memggunakan jenis bentuk roller sperichal. Bisa anda ketahui dari buku “mengenal bearing” yang saya susun. Maaf saya di Surabaya. Kalau anda beli bearing, anda tidak bisa dengan hanya menyebut grade heavy duty. pasti akan ditanya bentuk dan ukuran diameter borenya. Atau paling tidak akan ditanyakan untuk apa bearing tsb. Saya kira di Indonesia belum ada pabrik bearing. Beli bearing bisa di pertokoan tehnik. Kalau di Surabaya sih, Jl. Raden Saleh, Atau distributor bearing Asean Berindo, kalau gak salah. Coba cari di buku kuning, buku telepon. Trims sudah hadir di Blog saya.

       

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 666 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: