RSS

Perkembangan EMBRIO.

10 Mar

Perkembangan Embrio Manusia.

Ya ayyuhan-nasu in kuntum fi raibim minal-ba’si fa inna khalaqnakum min turabin summa min nutfatin summa min ‘alaqatin summa mim mudgatim mukhallaqatiw wa gairi mukhallaqatil li nubayyina lakum wa nuqirru fil-arhami ma nasyau ila ajalim musamman summa nukhrijukum tiflan summa li tablugu asyuddakum wa minkum may yutawaffa wa minkum may ila arzalil ‘umuri li kaila ya’lama mim ba’di ‘ilmin syai’a wa taral-arda hamidatan fa iza anzalna ‘alaihal-ma’ahtazzat wa rabat wa ambatat min kulli zaujim bahij . Hai manusia jika kau dalam keraguan tentang kebangkitan , maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani kemudian dari segumpal darah kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna agar Kami jelaskan kepada kau dan Kami tetapkan dalam rahim apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang telah ditentukan kemudian Kami keluarkan kau sebagai bayi kemudian kau sampailah kepada kedewasaan dan di antara kau ada yang diwafatkan ada yang dipanjangkan umurnya sampai pikun supaya tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulu telah diketahuinya . Dan kau lihat bumi ini kering kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya , hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh tumbuhan yang indah . QS 22 : 5 .

Wa laqad khalaqnal- insana min sulalatim min tin . Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati tanah . QS 23 : 13 .
Summa khalaqnan-nutfata ‘alaqatan fa khalaqnal-mudgata ‘izaman lahman summa ansya’nahu khalqan akhar fa tabarakallahu ahsanul-khaliqin . Kemudian airmani itu Kami jadikan segumpal darah lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging kemudian Kami jadikan dia mahluk yang lain maka Maha Sucilah Allah Pencipta Yang Paling Baik . QS 23 : 14 .

Di atas adalah “ pengetahuan “ dari Quran . Berikut keterangan yang saya dapat dari sebuah artikel dari fakta ilmiah . Sejak hari pertama fertilisasi , biasanya 2 minggu setelah haid terakhir :

  1. Hari pertama: fertilisasi, fase sekretori. Ukuran janin 0.1 – 0. 15 mm.
  2. Hari kedua dan ketiga : fase morula dan blastula. Ukuran janin 0.1 – 0.2 mm
  3. Hari keempat – kelima : pemecahan blastosis (zona pellucida lenyap), sekretori akhir, blastosis (mengambang bebas). Ukuran janin 0.1 – 0.2 mm
  4. Hari keenam: adplantasi. Ukuran janin 0.1 – 0.2 mm
  5. Hari ketujuh – 12 : implantasi. Ukuran janin 0.1 – 0.2 mm
  6. Hari 13 – 15 : Bukaan chorionic. Ukuran janin 0.2 mm.
  7. Hari 16 – 17 : Lanjutan proses pembukaan chorionic. Ukuran janin 0.4 mm.
  8. Hari 18 – 19: neurogenesis, syaraf pertama. Ukuran janin 1.0 – 1.5 mm
  9. Hari 20 – 21: Somitogenesis, somite pertama terbentuk dan terus ditambahkan secara caudal. Tiga pembagian otak, yang bukan vesikel serebral dapat dibedakan sementara neural groove masih sepenuhnya terbuka. Crest syaraf mesencephalic terlihat. Kardiogenesis, jantung muncul dalam bentuk sepasang tabung. Sel darah pertama. Ukuran janin 1.5 – 2.5 mm
  10. Hari 22 – 23 : Diferensiasi neural crest pada tingkatan tulang belakang dari hari 22 hingga 26. Lipatan syaraf mulai menyatu dekat sambungan antara otak dan tulang belakang saat sel neural crest muncul terutama dari ektoderma syaraf. Komponen ganglia postotic, facial dan trigeminal muncul. Migrasi sel neural crest tingkat vagal dimulai. Tabung syaraf rostral membentuk otak yang awalnya terdiri dari tiga vesikel utama. Tonjolan laringotracheal terbentuk di dasar perut depan yang menjadi cikal bakal sistem pernapasan. Jantung mulai berdetak. Organ janin yang fungsional mulai terbentuk. Ukuran janin 2.5 – 3.0 mm
  11. Hari 24. Penebalan endodermal median tiroid di lantai faring. Neuropora rostral (atau cephalic) tertutup dalam beberapa jam, penutupan ini dua arah, terjadi dari bibir terminal dan dorsal dan dapat terjadi di kedua daerah secara serentak. Kedua bibir ini berlaku berbeda. Ventrikel optik, cikal bakal mata, terbentuk. Ukuran janin 2.5 – 3.0 mm
  12. Hari 25 -27 : Kantung hipofisial, kantung Rathke, diverculum dari atap menjadi cikal bakal kelenjar pituitari. Septum transversum membentuk stroma hati dan hepatic diverculum membentuk hepatic trabeculae, cikal bakal hati. Neuropora caudal memerlukan waktu sehari untuk menutup. Neurulasi sekunder dimulai. Neural crest dan cardiac crest dari rhobomere 6 dan 7 bermigrasi ke lengkung faringeal 3 dan dari sini ke truncus arteriosus. Neural crest vagal memasuki perut depan. Ukuran janin 3.0 – 5.0 mm
  13. Hari 28 – 31 : Tabung syaraf sepenuhnya tertutup, sistem ventrikular sekarang terpisah dari cairan amniotik. Neural crest pada tingkat spinal mengalami segregasi dan ganglia spinal berderet dengan somite. Akar ventral tulang belakang mulai berkembang. Bukaan telencephalon muncul. Proliferasi lengkung epithelial membangun kapiler stromal di hati. Celah muncul dari lempeng nasal untuk menjadi cikal bakal hidung. Epitel ektoderm sederhana pada mesenkim terbentuk menjadi cikal bakal kulit. Dalam 1 sampai 3 bulan kedepan, sel ektoderma kulit akan terus membelah membentuk epitel berlapis, mesoderm berdiferensiasi menjadi jaringan penghubung dan pembuluh darah. Pituitari melakukan kontak dengan infundibulum, diverticulum dari diencephalon. Septasi dimulai, atrial dan ventrikular. Tonjolan paru kiri dan kanan terdorong ke saluran pericardioperitonieal (bukaan paru) selanjutnya hingga minggu ke-17, histologi paru akan terus berkembang. Bagian cochlear di vesikel otic mulai naik sebagai cikal bakal indera pendengaran. Ukuran janin 4.0 – 6.0 mm
  14. Hari 32 : Di bagian ektoderm terbentuk placoda indera, cekungan lensa, otosis, placoda nasal, vesikel primer dan sekunder, ventrikel keempat otak. Di bagian mesoderm terus berlangsung segmentasi mesoderm paraksial dan penyempurnaan jantung. Lengkung faringeal 1, 2 dan 3, otak depan, lokasi placoda lensa, lokasi placoda optik, dan stomodeum terbentuk di kepala. Jantung, hati, tali pusar, gerigi mesonephric tampak dari luar sebagai tonjolan. Tonjolan tangan dan kaki mulai tampak. Kemunculan pertama belahan otak kiri kanan. Lempeng otak kecil berdiferensiasi menjadi lapisan perantara dan bibir rhombis terlihat. Kelenjar hati dan saluran vaskularnya membesar, fungsi hematopoietic muncul
  15. Hari 33 – 36 : Syaraf tengkorak (kecuali penciuman dan penglihatan) jelas terlihat. Pigmen retina muncul. Batang penghubung antar kantung dan bukaan mulut terbentuk. Paratiroid mulai berkembang begitu juga thimus. Korteks janin terbentuk dari mesotelium di dekat mesenteri dorsal, sel tengkorak syaraf medulla dari dekat ganglia simpatetik juga terbentuk. Jantung dan paru turun menuju thoraks. Foramen pleuroperitoneal menutup. Papila gustatori terbentuk di lidah. Garis tengah caudal muncul di dekat caecum foramen. Dua minggu selanjutnya, serabut syaraf menjalar ke epitelium mulut.
  16. Hari 37-40 : Ganglia parasimpatetik, submandibular dan siliari terlihat. Syaraf tangan menyebar hingga ke ujung, myoblas terbentuk dan berarah sejajar dengan sumbu tangan dan kaki. Konfigurasi eliptik saluran keluar dengan empat ruangan di jantung. Daun katup semilunar terbentuk di ujung ruangan. Komponen bibir dan rongga mulut di bibir atas, bagian medial hidung dan proses maksilari muncul, proses palatine median muncul.
  17. Hari 41 – 43: Daerah telencephalon muncul di bagian archicortex, paleocortex dan neocortex. Dimulainya pleksus choroid. Serabut syaraf penciuman mencapai otak dari hidung. Primordium dari ruang epidurial tampak di bagian ventral saluran tulang belakang dan mengembang secara restro caudal. Saluran keluar jantung terpisah antara lengkung aortik dan aorta pulmonari. Sekresi hormon pankreas terjadi dan terus berlangsung hingga minggu ke 20 ditambah sedikit insulin dari ibu. Pengembangan hati menghentikan turunnya jantung dan paru.
  18. Hari 44 – 47 : Tulang sejati terbentuk pertama kali dari osifikasi endochondrial dan tulang rawan embrio akan sempurna tergantikan dengan tulang sejati dalam 7 minggu. Selaput vomeronasal dan nervus terminalis terbentuk di hidung. Terjadi kontinuitas sel-sel hati dan lambung, usus dua belas jari terorganisasi ulang, proliferasi epitel membuat terjadinya obturasi hati. Durameter terbentuk. Bukaan saluran Mullerian ke bukaan coelomik terbentuk sebagai invaginasi epitel coelomik. Saluran-saluran biliari berkembang di jaringan penghubung periportal hati membentuk lempeng duktal yang menerima kapiler biliari.
  19. Hari 48 – 49 : Nukleus olivari aksesori terbentuk. Saluran Mullerian tumbuh mandiri dari invaginasi epitelium coelomik pada tahap 19 – 23.
  20. Hari 50-51: Pleksus vaskuler skalp muncul di kepala. Tangan mulai berputar secara ventral. Tubuh amygdaloid telah memiliki setidaknya empat nuklei individual. Syaraf oculomotor menunjukkan bagian dorsolateral dan ventromedial. Bibir rhombik (rhombencephalon) terbentuk dari otak kecil (lapisan perantara) dan nuklei cochlear. Lapisan sel otak kecil, pendahulu sel Purkinje, terbentuk. Pleksus choroid dari ventrikel keempat dan lateral. Selaput anal saluran pencernaan terbentuk.
  21. Hari 52 – 53 : Lempeng kortikal muncul di daerah pendahulu insula. Lengan dan kaki berputar. Saluran perikardioperitoneal tertutup. Serabut neokortikal menuju ke epitalamus, talamus dorsal dan mesencephalon.
  22. Hari 54 – 55: Jari tangan dan kaki muncul. Aliran migrasi neuron dari zona subventrikuler dari tonjolan olfaktori menuju ke lokasi claustrum. Alat kelamin mulai nyata. Untuk embrio perempuan, saluran uterovaginal menyebar di bagian caudal. Untuk embrio laki-laki, testis muncul dan mensekresikan testosteron dan androstenedione. Syaraf memasuki epitelial basal lamina dan sinaptik dengan sel epitel tegak yang belum terdiferensiasi di lidah yang akan menjadi bintik pengecap.
  23. Hari 56: Akhir periode organogenesis. Jantung telah sempurna. Osifikasi tulang terus berlangsung. Hidung, mata, meatus akustik eksternal, pelupuk mata, telinga luar, kepala bulat. Badan menguat, jantung, hati, tali pusar. Usus mengalami hernia di umbilicus. Tangan memanjang dan membengkok di daerah siku, tangan dan kaki mengarah ke dalam, jari-jari telah lengkap dan nyata. Begitu pula daerah pergelangan. Bukaan chorionik lenyap dengan menyatu pada bukaan amniotik yang mengembang. Rhombencephalon memiliki dekussasi piramidal, nuklei dan saluran yang sama dengan yang terlihat pada otak kecil bayi baru lahir telah ada namun hanya berbentuk lempengan yang menghubungkan otak tengah dengan otak belakang lewat bundelan serabut. Kolom tulang belakang ke 33 atau 34 menjadi tulang rawan. Gastrin yang mengandung sel berada di antrum perut. Sel somatostatin terbentuk di antrum dan fundus. Bagi janin perempuan, saat ini rahim telah terbentuk.
  24. Minggu 9 (hari 57 – 63) : Periode Fetal. Mesenkim mengelilingi labirin berselaput (kapsul otik) mengalami chondrifikasi. Transisi fetal/embrionik. Tonjolan olfaktori mengalami laminasi tidak lengkap. Total panjang janin 43 – 50 mm, panjang tulang paha 6 mm. Dilihat dari luar, alat kelamin perempuan dan laki-laki masih belum dapat dibedakan. Bagi janin perempuan, saluran paramesonefrik tiba pada aposisi dengan septum urorektal dan mulai menyatu.
  25. Minggu 10 (hari 64-70) : Usus di perut sempurna. Hormon pertumbuhan dan ACTH terdeteksi di kelenjar pituitari. Glucagon (alpha) berdiferensiasi di Pankreas, sel delta (somatostatin) dan beta (insulin) ikut berdiferensiasi dan sekresi insulin dimulai. Sebuah cekungan di tengah lidah terbentuk. Glucagon yang memuat sel terbentuk di fundus (lambung). Panjang total 55 mm, paha 9 mm, diameter biparietal 17 mm.
  26. Minggu 11 (hari 71 – 77) : Kemunculan koloid di folikel tiroid, sintesis yodium dan hormon tiroid terjadi. Serotonin mengandung sel di antrum dan fundus. Panjang total 68 mm, tulang paha 12 mm dan diameter biparietal 20 mm.
  27. Minggu 12 : Panjang tubuh 85 mm, tulang paha 15 mm, diameter biparietal 25 mm. Kapsul disamping labirin berselaput mengalami vakuolisasi membentuk bukaan (ruang perilimphatis) mengelilingi labirin berselaput dan terisi dengan perilimph. Alat kelamin laki-laki dan perempuan telah dapat terbedakan. Paru-paru tampak berbentuk gelendong, sel alveolar tipe 2 muncul dan mulai mensekresikan surfaktan. Sel epitel berdiferensiasi di lidah. Saluran kelamin perempuan dengan penyerapan septum median terbentuk.
  28. Minggu ke 13 : Lidah semakin berkembang. Sinapsis telah maksimum antara sel dan serabut syaraf aferen.
  29. Minggu ke 14: Bintik rasa berkembang, begitu juga selaput lendir. Folikel utama muncul.
  30. Minggu ke 15 : Glukagon terdeteksi dalam plasma fetal.
  31. Minggu ke 16 – 17: Ukuran tubuh 14 cm. Pusat-pusat osifikasi muncul di tulang rawan yang tersisa. Kapsul otik membentuk bagian berminyak di tulang temporal yang terus mengalami osifikasi untuk membentuk proses mastoid. Adonohipofisis sepenuhnya terdiferensiasi. Histologi paru terus berkembang hingga minggu ke 25 berbentuk kanalikular. Proliferasi sel basal membangun lipatan di selaput dasar kulit. Sel syaraf kulit bermigrasi ke epitel. Selaput penghubung membentuk dermis. Dibawah lapisan padat terbentuk lapisan renggang yang akan membentuk lapisan subkutan. Ektoderm menjadi kuku, folikel rambut dan kelenjar. Kuku terbentuk sebagai penebalan epidermis ektodermal di ujung jari. Hal ini membentuk sel germinatif medan kuku. Lengkung sel ini merentang kedalam mesoderm membentuk kolom epitel. Kolom epitel ini membentuk akar rambut, kelenjar keringat dan sebaseus. Folikel utama mulai terbentuk di ovarium janin perempuan dan dicirikan oleh sebuah oosit. Uretra glandural terbentuk dan lipatan kulit tampak.
  32. Minggu 18 – 19 : Zat P terdeteksi di papilae dermal, namun tidak di bintik rasa lidah. Vernix caseosa menutupi kulit. Sel retikulum SMA positif meningkat jumlahnya dan mulai membentuk kerangka retikular.
  33. Minggu 20 – 21 : Puncak tingkat hormon pertumbuhan yang kemudian menurun. Terjadi lanugo atau rambut kulit sebagai bekas evolusi primata. Pertumbuhan rambut juga dimulai di dasar kord. Pertumbuhan lateral berlebih berasosiasi dengan kelenjar sebaceus. Kord lain naik dan memuntir membentuk kelenjar keringat. Kord di cabang daerah payudara naik membentuk kelenjar payudara.
  34. Minggu 22 – 23. Sulkasi korteks otak. Fisura silvian, fisura interhemisferik, sulkus kallosal, fisura parietooccipital dan fisura hippocampik muncul. Keanekaragaman kerangka retikular antigenik, limfosit T dan B berkumpul dalam kerangka ini.
  35. Minggu 24 : Kantung terminal di paru berkembang hingga minggu 40. Saat ini adalah saat minimal untuk dapat hidup jika janin terlahir prematur. Folikel ovarian dapat terdiri dari oosit yang tumbuh dikelilingi oleh beberapa lapis sel granulosa.
  36. Minggu 25: sel alveolar tipe 2 muncul di paru-paru dan mulai mensekresikan surfaktan.
  37. Minggu 26 – 27: Awal trimester ketiga klinis. Vibrasi secara akustik dari dinding perut ibu menghasilkan respon lembut dari janin.
  38. Minggu 28 – 29: Bronchiola pernapasan bersambung sempurna dengan saluran dan kantung alveolar paru
  39. Minggu 30 – 32 : Testis janin laki-laki turun dari perut ke scrotum
    40. Minggu 33: Sulkasi kortikal otak, sulci utama muncul
  40. Minggu 34 – 37 : Sulkasi kortikal otak, sulci sekunder insular, singular dan occipital muncul
  41. Minggu 38: Kelahiran. Perbedaan tekanan jantung membuat ovale foramen tertutup dan menyisakan sebuah fossa ovalis. Tingkat TSH naik, tingkat tiroksin T3 dan T4 juga naik dalam 24 jam lalu menurun menuju normal setelah 5 – 7 hari pasca kelahiran. Zona glomerulosa dan zona fasiculata muncul di kelenjar adrenal muncul.

Setelah anda melihat garis waktu yang ditunjukkan sains, apakah sains modern dapat disejajarkan dengan teks kuno? Jelas tidak. Sains modern sangat detil dan teknis, penuh ketelitian dan tanpa ambiguitas. Tapi, marilah kita cek apa memang klaim teks kuno benar mengenai perkembangan embrio manusia.


Sains vs Qur’ an

Kita ulangi lagi tahapan-tahapan pembentukan embrio manusia menurut Quran.

  1. Setetes mani (nuthfah) : Salah. Manusia berasal dari sperma dan sel telur, bukan sperma semata. Ini kenapa ia disebut fertilisasi pada hari pertama, yaitu bertemunya sperma dan sel telur untuk membentuk embrio. Sel sperma membawa 23 kromosom sementara sel telur membawa 23 kromosom. Kita tahu manusia memiliki 46 kromosom, dan itu separuhnya saja yang berasal dari sperma.
  2. Segumpal darah (alaqah) : Salah. Yang benar adalah sel yang terus membelah dalam fase morula dan blastula, dan fase ini tidak mirip daging sama sekali. Darah baru ada pada janin pada hari ke 20 – 21 saat terbentuknya jantung sederhana (Kardiogenesis). Pembuluh darah baru ada pada hari ke 28 – 31.
  3. Segumpal daging (mudghah) : Salah. Daging dan tulang terbentuk bersamaan dalam proses yang disebut somitogenesis pada hari ke 20 – 21.
  4. Tulang belulang: Salah. Tulang sejati pertama yang ada adalah tulang belakang yang muncul secara makro pada hari 22 – 23. Selnya sendiri terbentuk dalam proses somitogenesis pada hari ke 20 – 21.
  5. Di bungkus daging : Salah. Tulang dan daging tumbuh beriringan dan melalui proses somatogenesis yang terus berkelanjutan. Tulang sendiri terus tumbuh ketika anak lahir yang jelas terbukti dengan berbedanya anda sekarang dengan anda di saat bayi.

Oleh. Novaya Sita Haikal.
Disampaikan di forum, dai.ateis@groups.facebook.com.

Kesimpulan.

Orang ATEIS memang cerdas…! Mereka memang dibekali akal pikiran real – nyata, dan selalu mencari tahu dengan apa yang mereka lihat dan mereka temui. Tidak percaya begitu saja dengan informasi yang diterima, itu sangat bagus. Meneliti dan mencari tahu se detail mungkin, ini adalah usaha yang di harapkan Tuhan, agar manusia semakin pintar dan semakin bisa memakmurkan kehidupannya dengan ilmu pengetahuan yang telah dia pelajari. Tuhan memberikan semua yang diperlukan manusia, tinggal mau mencari tahu dan mempelajari apa tidak. Orang orang ATEIS termasuk mahluk Tuhan yang sangat gigih di bidang ilmu pengetahuan, sehingga tanpa mereka sadari dia keluar dari hakekatnya mahluk, yang sesungguhnya ada yang menciptakan, yakni dinamai TUHAN oleh manusia, yang tidak diakui oleh orang ATEIS. Mereka hanya mempunyai satu masalah, yakni ke-iman-an.

Orang beragama, adalah orang orang yang selalu menjunjung sesembahannya, yakni ALLAH. Siang malam selalu ingin dekat dengan yang maha kuasa. Berdzikir dan berdoa tanpa henti. Bahkan saat waktu kerjapun kadang digunakan untuk berdoa dan berdizikir berlama lama. Tanpa dia sadari dia sudah melupakan tugas dan kuwajiban dunianya, yakni mencari kemakmuran dan kehidupan yang lebih layak bagi kehidupannya, serta bagi yang menjadi tanggung jawabnya.

Orang beragama sering kali lemah dalam usaha dan berpikir ilmu pengetahuan, bagi dia lebih mementingkan doa dan dzikir. Cara berpikir hanya menyerahkan segalanya pada Tuhan 100 %, adalah sesuatu yang aneh dan salah. Bukankah di Islam sudah ada pedoman : “ Bekerjalah kamu seakan kamu hidup selamanya, dan berdoalah kamu seakan kamu akan mati besok “. Sangat jelas pedoman itu. Tinggal kita umat Islam bisa meng aplikasi pedoman itu apa tidak. Semua tergantung dari masing masing orang. Maka berdoalah kamu pada saatnya berdoa, dan bekerjalah kamu pada saatnya harus bekerja. Jangan agama dijadikan alasan untuk menunda pekerjaan.

Konsep embrio yang di terangkan dalam Al Qur’an, tentu saja tidak sedetail dengan apa yang dijelaskan dan diterangkan oleh ilmuwan, sebab Al Qur’an adalah pedoman agama, sumber ilmu, bukan buku kedokteran. Yang diterangkan pada Al Qur’an hanyalah bagian besarnya saja, yakni pada hakekatnya. Jadi menurut saya tidak ada yang salah dalam keterangan di kitab suci Al Qur’an, manusia harus menelitinya dan mencarinya lebih dalam tentang ilmu ilmu yang diterangkan di Al Qur’an.

Tuhan bukan seorang guru yang harus menerangkan semuanya dengan detail. Tuhan memberikan gambaran besarnya saja. Tuhan memberikan akal pikiran agar manusia bisa menalar apa yang Dia sampaikan. Maha benar Tuhan dengan segala FirmanNya.

Oleh : Didik suwitohadi
09-03-2012

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Maret 2012 in Wawasan

 

Tag: , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 644 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: