RSS

Avatar, kehebatan, kesombongan dan keserakahan BULE.

03 Jan

Melihat film tersebut, tidak dipungkiri bahwa film tersebut adalah sebuah karya yang luar biasa. Gabungan sebuah cita rasa karya seni dan tehnologi yang luar biasa. Walaupun ceritanya itu – itu juga. Basi !

Keserakahan orang  modern ( baca :bule ) dengan segala ilmu tehnologinya yang hebat. Ditambah rasa PD  yang luar biasa, dengan tehnologi dan senjata super canggih, segala yang diinginkan pasti tercapai.

Sisi lain, sebuah masyarakat planet Pandora yang masih berpegang teguh dengan kondisi adat dan  kepercayaan alam yang sangat mendalam. Masyarakat yang begitu mengagunngkan bumi yang dipijaknya. Begitu lugunya, sampai pesawat tempur yang super canggih dan terbuat dari metal pilihan, ditembaki dengan anak panah. Sebuah humor satire yang begitu mengenaskan dihati. Orang-orang pedalaman itu, penduduk asli planet Pandora, ibarat orang-orang Indian penduduk asli Amerika, yang dibantai tanpa ampun oleh para imigran dari Inggris. Samapai detik ini penduduk asli tersebut masih tetap menjadi orang nomor kesekian di tanah airnya sendiri. Maka, bangga dan bersukurlah kita tidak menjadi seperti orang India Amerika itu.

Pameran kepongahan.

Alur cerita yang biasa-biasa saja tertutupi dengan berbagai keindahan gambar yang luar biasa menakjubkan. Disanalah sebenar kelebihan film Avatar, tidak lebih tidak lebih dari itu. Karya seni animasi yang hebat. James Cameron memang penghayal yang luar biasa. Imajinasinya mengembara begitu dalam dan luas, hingga menghasilkan karya yang tak terduga serta aneh. Walaupun hanya sebuah rekahan, sain fiksi yang mampu dihidupkan dengan bantuan software computer, namun tetap saja gambaran besar dari cerita tersebut hanyalah sebuah kepongahan orang-orang bule. Dengan film itu seakan mereka bilang “ Inilah sebuah kemajuan kami. Senjata super canggih yang mampu mengobrak abrik siapa saja, apa saja, nan Negara mana saja. Maka ikuti kata-kata kami, kamu akan aman “. Kesan superior itu begitu sangat tampak.

Menyadap, menyusup kemudian mengkianati. Cara itu adalah cara-cara yang sama, yang telah dilakukan oleh nenek moyang mereka dalam memenangkan peperangan. Mempelajari budaya dan kebiasaan penduduk asli, membaur dengan mereka, sampai tiba saatnya merusak dan menghancurkannya. Maka tidak heran kalau keributan di Negara-negara dunia ketiga atau Negara-negara yang mau berkembang, sudah dapat dipastikan ada campur tangan orang-orang bule. Provokasi dan adu domba itulah senjata mereka. Begtiu juga yang terjadi di planet Pandora. Mereka menyusupkan mata-mata yang bertubuh seperti makluh planet Pandora. Bergaul dan belajar semua kebiasaan orang-orang Navi.

Ending yang pintar.

Penonton lainnyapun pasti punya pikiran yang sama dengan saya, saat melihat pohon luar biasa besar tempat berteduh dan berkumpul, merupakan rumah kaum NAVI ( penduduk asli planet Pandora ) yang tinggi tubuhnya dua kali tinggi manusia serta mempunyai ekor dan rambut panjang itu, hancur lebur di bom oleh serdadu-serdadu bule, yang menginginkan batu mineral yang berharga milyaran dollar. Yang berada tepat dibawah pohon super-super besar itu.  Lagi-lagi yang jadi pokok permasalahan adalah kekayaan alam, yang orang bule tidak punyai. Mereka mau menambang tanah dibawah pohon kaum Navi. Masalahnya Mereka tidak mau pindah dari rumah abadinya. Karena disanalah kehidupan mereka.

Saat kemungkinan untuk bertahan atau lebih tepat melawan keangkara murkaan serdadu-serdadu bule itu sudah dibatas ke sia-sian, maka cerita berbalik begitu menakjubkan, tidak terduga. Semua jenis hewan planet Pandora yang ukurannya bisa disamakan dengan ukuran binatang purba waktu lampau, ber-ramai-ramai menyerang dan mengamuk para serdadu serdadu itu. Keadaan jadi berbalik sembilan puluh derajat. Serdadu dengan perlengkapan senjata super canggih, juga robot robot super besar yang dikendalikan manusia yang ada didalam tubuh robot tersebut. Sehingga robot tersebut bisa bergerak sesuai dengan gerakan pengendalinya.

Serdadu-serdadu dan robot robot super besar itu jadi kocar kacir diterjang oleh binatang-binatang super besar yang marah luar biasa. Mereka menerjang apa saja yang ada didepannya. Burung burung super besar yang dikendarai orang orang planet Pandora, kuda – kuda super besar yang dipacu orang –orang navi merangsek hebat menerjang para serdadu yang tak pernah menduga kalau akan mendapatkan perlawanan yang begitu mengejutkan dan luar biasa. Perlawanan dari para binatang. Burung-buturng besar menghacur leburkan pesawat pesawat tempur, dilempar kesana-kemari, bagai barang mainan. Kemarahan yang luar biasa telah menimbulkan kekuatan dan keberanian yang begitu membahayakan. Ternyata senjata super modern hanyalah sekedar senjata, semua tergantung dari yang menggunakannya. Dalam kondisi berhadap-hadapan seperti itu, maka keberanian dan kekuatan manusialah yang berfungsi.

Kebenaran adalah segalanya di jagad raya ini.

Kenyataan itu diketahui dengan pasti oleh James Cameron. Tidak satupun kejahatan dalam bentuk apapun yang dapat mengalahkan kebaikan. Masalahnya cuma waktu saja. Dari segi kebrutalan orang-orang bule, masih ada beberapa gelintir yang sadar, bahwa apa yang dilakukan adalah sesuatu yang tidak benar. Maka untuk membalikan keberpihakan kebenaran dan kemenangan orang-orang planet Pandora, harus ada segi dramatisnya, yaitu gabungan kekuatan seorang ilmuwan dan beberapa gelintir serdadu yang membelot bergabung bersama dengan orang-orang planet Pandora melawan keangkara murkaan serdadu bule. Bahkan agar lebih heroik lagi serdadu pembelot yang berujut makluh Navi itu ditasbihkan dapat menaklukan dan mengendarai burung raksasa yang paling kuat perkasa dan ganas, yang tidak sembarang orang mampu melakukannya. Kecuali orang Navi yang terpilih. Disini, satu perwujutan kepongahan orang bule tergambar dengan sangat jelas. Mereka yang membuat masalah, maka mereka jugalah yang bisa membereskan masalah itu.

Lepas dari itu semua, AVATAR memang wajar kalau bisa meraup untung luar biasa, sebab film ini bukanlah tontonan biasa, kalau dilihat dari segi pembuatan film, bukan ceritanya.

Oleh. Didik Suwitohadi.

02-01-2010

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 3 Januari 2010 in Resensi Film - Buku

 

Tag: , ,

2 responses to “Avatar, kehebatan, kesombongan dan keserakahan BULE.

  1. fraxis

    3 Januari 2010 at 03:42

    waw menarik…review dari sisi yg berbeda… yah, dipiki2 memang benar. anehnya, mereka kok bangga ya jadi kayak gitu… salam blogwalking… mampir juga nih ke lapak saya…hehe -frxs

     
    • Didik

      4 Januari 2010 at 05:52

      Thanks. Lapaknya dimana ?

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: