RSS

Galau 2.

02 Feb

Galau 2

Galau itu selalu merambat pada seluruh nadiku.
Meremas menggerogoti relung relung hati.
Memeras segala kepahitan, mengahsilkan rasa yang tidak dimengerti maunya.


Kucoba diam merenungkannya.
Gambaran kepelikan hidup muncul dalam bayang diamku
Aku tak kuasa melemparkannya keluar batas diamku.

Kucoba menangis dihadapan Mu
Tak kudengar suaramu
Hanya desis bibirku merintih

Randaka
Surabaya 06 januari 2010
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 Februari 2010 in Puisi

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: