RSS

Bagaimana sektor peternakan modern menyumbang EMISI DUNIA.

01 Mar

Amerika dalam setiap tahunnya menjagal tidak kurang dari 10.000.000.000 (miliar ) hewan darat. Hal tersebut belum termasuk ikan dan hewan laut lainnya.


Kehidupan orang Amerika yang cenderung tergantung dari daging sudah begitu mendalam. Jangan tiru gaya hidup orang Amerika yang cenderung makan segalanya. Nikmatilah budaya kita sendiri. Seharusnya kita bersukur, budaya makan kita tidak tergantung pada hewan tapi lebih banyak ke sayuran dan kacang-kacangan dan ikan air tawar maupun ikan laut.

Bagaimana dunia peternakan bisa menyumbang emisi begitu besar, simak point-point berikut ini.

Pertama

Pemeliharaan hewan ternak modern membutuhkan energi listrik begitu besar. Untuk lampu-lampu, peralatan pendukung, mulai dari penghangat ruangan, mesin pemotong. Mesin pendingin untuk menyimpan daging, baik yang ada dipeternakan maupun yang ada di titik-titik pemberhentian, seperti di-distributor maupun toko-toko dll. Belum lagi emisi yang dihasilkan untuk tranportasi daging. Kendaraan angkut.

Ke-dua

Peternakan begitu menyedot banyak sumber daya pendukung lainnya. Seperti pabrik pakan ternak, obat-obatan, hormon mempercepat pertumbuhan hewan. Sepintas memang seperti mempercepat pertumbuhan ekonomi. Tapi dapatkah dibayangkan berapa besar emisi yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik pendukung tersebut ?. Perekonomian yang maju tidak ada artinya kalau menjanjikan planet kita hancur ! Masih banyak sektor industri yang ramah lingkungan yang bisa dikembangkan didunia ini. Jadi, mengapa harus mengembangkan sektor yang membahayakan kehidupan kita ? Mengapa makan harus tergantung dengan daging hewan ?

Ke-tiga

Peternakan membutuhkan lahan yang tidak sedikit. Dan demi pembukaan lahan peternakan, begitu banyak hutan hujan dikorbankan. Belum lagi masih diperparah banyaknya hutan yang dirusak demi menanam pakan ternak. Peternakan sapi telah menyedot makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kalori 8.700.000.000 (miliar) orang ! Lebih dari populasi manusia didunia. .Kelaparan tidak akan terjadi, jika semua orang ber-vegetarian, setidak-tidaknya mayoritas dari penghuni bumi ! Setidak-tidaknya, semata – mata tidak makan daging hewan terus-terusan.

Sebuah penelitian menyebutkan, bahwa seorang vegetarian menyelamatkan hingga setengah hektar pepohonan setiap tahunnya ! Lima puluh lima kaki persegi ( 1 kaki = +30 cm ) hutan tropis dihancurkan hanya untuk menghasilkan satu ons burger ! Mengapa kita harus bangga makan di Mac Donald ?

Ke-empat

Hewan ternak sapi adalah penghasil polutan metana yang signifikan. Sapi secara alamiah akan melepaskan metana dari dalam perutnya selama proses mencernah makanan ( bersendawa atau gelegek-en kata orang jawa ). Metana adalah emisi gas rumah kaca 23 kali lebih buruk dari CO2. Miliaran ternak didunia setiap hari melakukan proses itu.Tidak kurang dari 100.000.000.000 (miliar) ton metana dihasilkan dari sektor peternakan setiap tahunnya. Seandainya gas itu bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar, akan jauh lebih baik daripada jadi polutan udara. Ampasnya bisa menjadi pupuk organik.

Ke-lima

Limbah kotoran ternak mengandung senyawa NO (Nitrogen Oksida), 300 kali lebih berbahaya dari CO2. Di Amerika saja hewan ternak menghasilkan kotoran 39,5 ton kotoran per-detik ! Bayangkan berapa banyak jumlah totalnya di dunia ! Jumlah luar biasa tersebut tidak bisa semua diproses lebih lanjut, seperti jadi pupuk. Akibatnya banyak industri ternak tersbut membuangnya di sungai-sungai, atau tempat lain, yang akhirnya meracuni tanah dan sumber air. Kontribusi NO dari sektor peternakan sangatlah SIGNIFIKAN !

Sesuatu yang tidak alami dan instan pasti akan membutuhkan energi yang jauh lebih banyak. Apalagi hal itu bersifat industri, maka keuntungan lebih diutamakan daripada akibatnya maupun benefitnya. Amerika menyadari itu, cuma sayangnya dia cuma mau menyelamatkan negaranya. Lihat apa yang dilakukan di negara orang lain. Dia menanamkan modal, berinvestasi tanpa memperdulikan lingkungan. Membangun pangkalan pangkalan militer, pabrik-pabrik dinegara lain. Dengan begitu Amerika sudah mengurangi sampah-sampah modern dinegaranya. Serta resiko resiko tak terduga lainnya.

Dari data-data tersebut diatas, sebenarnya biang polusi terbesar adalah Amerika, Herannya, kenapa kita harus selalu percaya dengan semua perkataan Amerika ?

Seharusnya kita tidak mencari investor, tapi ber-investasi dinegara sendiri dengan begitu uang juga murni mengalir ke negara sendiri. Kalau investor yang melakukan kegiatan ekonomi di negara kita, kita hanya kebagian pajak dan gaji karyawan saja, tidak lebih. Keuntungan tetap mengalir ke negara investor. Kerugiannya sangatlah banyak. Kerugian yang paling kelihatan adalah adanya limbah dan kerusakan lingkungan. Juga efek buruk dari sebuah budaya yang dibawah investor tersebut.

Didik Suwitohadi
Oktober 2009.
Sumber. Tabloid global warming edisi 1 April 2008
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Maret 2010 in Global Warming

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: