RSS

Relahkan.

21 Mei

Buat. Benedikta D Widiarti

Bagaikan halilintar lewat didepanmu
langkahnya membuatmu pucat tak bernyawa sesaat

Kemarin kamu masih bercanda dengannya,
detik ini dia diam, dingin tanpa rasa.
Kamu bersimpuh, merintih…..
tapi Dia tak peduli.

Biarkan semua terjadi,
kamu tak ada daya mencegahnya.
Biarkan semua terjadi,
memang begitulah seharus terjadi.

Detik – menit tanpa terasa membawa langkah kita.
Detik – menit tanpa dirasa, membawa orang yang dicinta
Relahkan…!!!!
adalah bagian dari proses, merupakan hak yang Maha kuasa.

Bila sudah ditentukan,
semua – harus pergi, tak terkecuali.

( jangan terus berduka, sebab tiada guna. Hidupmu masih berlanjut, pusatkanlah )

Oleh. Randaka.
Surabaya 12-05-2010
Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Mei 2010 in Puisi

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: