RSS

Apakah harus begitu…?

28 Okt

Selama hidupnya sebenarnya manusia dituntut untuk berjuang. Baik untuk dirinya sendiri, keluarga, maupun lingkungannya. Maka berjuanglah demi sesuatu yang memang kamu yakini bisa memberikan sesuatu bagi semuanya.

Kebenaran memang banyak musuhnya, tapi aku memilih kebenaran, walaupun kalian semua memusuhiku. Itulah keyakinan hakiki yang dilambari dengan hati dan pemikiran yang dalam.

Aku bukan orang yangs selalu benar, tapi setidak tidaknya aku berusaha untuk berjuang demi kebenaran dan kejujuran, bukan demi uang dan jabatan maupun pekerjaan.

Apakah memang harus dengan cara menjilat untuk dapat dipercaya dalam satu pekerjaan. Apa memang harus cari muka untuk diakui sebagai bawahan yang baik.? Apa memang harus menjadi orang yang siap menganggukan kepala, apapun yang didengar dari atasan ? Apa memang seperti itu yang harus dilakukan ?.

Betapa memalukannya…!!! Sekolah tinggi tapi mental tetap sebagai jongos. Jongos yang naik mobil dan berdasi. Jongos yang piawai berkata kata.

Sekolah tinggi tapi tetap saja jadi mandor, yang setiap saat siap mencambuk siapa saja yang perlu dicambuk atas perintah atasan. Apa memang begitu rendahnya mental orang orang Indonesia, bangsaku….!  Betapa sedih hatiku, melihat orang orang muda yang baru lulus, tapi mentalnya seperti itu.

Kapan Indonesia bisa menjadi Produsen ? Bukan hanya sebagai tukang  saja. Bukan sebagai bangsa yang hanya bisa menyewakan lahan. Bangsa yang hanya jadi body guard untuk mengawasi bangsanya sendiri.

Ternyata sekolah tinggi dan gelar berderet, tidak berarti mental seseorang setinggi dan sepanjang gelarnya.

Didik Suwitohadi.
28-10-2011
 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: