RSS

Ciri Orang Kreatif

20 Des

            Orang kreatif tidak selalu mempunyai kepribadian nyentrik atau tidak mau terikat dengan aturan aturan, itu menurut pendapat  MIHALY CSIKSZENTMIHALYI seorang peneliti tentang kreativitas. Menurut saya, bener juga pendapat itu. Jadi pendapatnya cocok dengan angan angan saya. Kalau mau baca bukunya adalah,  Creativity: The Work and Lives 0f 91 Eminent People.

Inilah ciri ciri orang kreatif menurut dia.

1. Sangat ber-energi, tapi juga sering sangat tenang.

Ia seperti mempunyai energi yang berlebiham. Seperti pelukis Affandi, dengan tubuhnya yang tua dan ringkih, sanggup menyelesaikan lukisannya dalam kanvas besar dengan waktu 2 hari. Atau J.K Rowllings penulis Harry Potter, sanggup menyelesaikan bukunya yang tebal, hanya dalam waktu beberapa bulan. Padahal dia berkeluarga dan punya bayi.

Orang kreatif bukan selalu “ Hidup “, tapi pada waktu tertentu dia juga bisa “ Tidur “ lama. Hal ini meng-indikasikan bahwa dia bisa mengendalikan energinya dan tidak tergantung pada kalender atau jadwal dari luar. Hal ini terjadi karena dia selalu belajar mengatur strategi untuk meraih tujuannya.

2. Cenderung bijaksana sekaligus ke-kanak – kanakan.

Kecenderungan itu juga tampak pada Mozart, orang jenius berwawasan luas, sekaligus juga mempunyai emosi yang tidak matang. Begitu juga yang terjadi pada Michael Angelo ( pelukis abad XVII ). Woody Allen ( sutradara film ) juga Pablo Picasso.

Kecenderungan mereka dapat dijelaskan dari kombinasi cara berfikir konvergen ( bisa dilihat dari hasil test IQ ), dan divergen ( cara berfikir tanpa ada jawaban benar atau salah ). Dengan cara berfikir demikian mereka mampu berkreasi ( berfikir divergen ) dan memutuskan ide mana yang lebih baik untuk diwujudkan ( berfikir konvergen ).

3. Meng-kombinasikan main main dengan disiplin.

Ide kreatif akan muncul jika kita membebaskan pikiran dari aturan aturan. Tapi suatu hasil karya tidak akan terwujud tanpa ketekunan. Untuk mengawetkan anggur, cuka, susu dan lainnya, seorang Louis Pasteur harus melakukan percobaan selama bertahun tahun. Buah ketekunan…!

Ketekunan orang  kreatip seperti orang yang tak kenal waktu, dia bisa berlama lama mengamati, mencari tahu dan mengerjakannya, sampai dia merasa puas. Bagi orang yang menungguinya, akan sangat membosankan. Ketekunannya benar benar tak kenal jam atau waktu. Dia baru berhenti, kalau sudah mendapatkan apa yang diinginkan, atau berhenti karena fisiknya tak mendukungnya lagi.

Satu lagi, bagi orang awam, hasil dari yang dikerjakannya mungkin sudah dianggap selesai, tapi bagi dia belum tentu, dia akan terus mengamati, sampai ditemukan lagi sesuatu yang dia perlu diperbaiki lagi.

Perhatikanlah seorang pelukis, saat orang melihat lukisanya sudah terwujud utuh dalam kanvas, bisa saja si pelukis masih bilang bahwa lukisan itu belum selesai. Sedang kita orang awam tidak tahu, dimana letak belum selesainya, karena menurut penglihatan kita, bentuk gambar itu sudah utuh sempurna.

Bagi seorang engineer, mungkin saja mesin yang dia kerjakan sudah bisa beroperasi dengan baik, tapi dia mungkin juga masih belum puas. Karena, dia merasa masih ada sesuatu yang kurang dalam operasional mesin tersebut, yang orang awam tidak memahaminya.

Itulah jalan pikiran orang kreatif, sulit ditebak, sangat dalam jangkauan pemikirannya. Umumnya berpikir sangat detail. Sesempurna mungkin.

4. Menggunakan imajinasi yang ber-akar pada kenyataan.

Hasil karya seni dan ilmu pengetahuan sering berbeda dengan kenyataan. Sebenarnya hasilnya tidak benar benar berbeda, karena seni dan ilmu pengetahuan  melebihi apa yang kita anggap kenyataan, dan menciptakan kenyataan baru “. Kenyataan baru yang sering benar benar baru bagi orang awam, apalagi untuk orang awam yang gaptek, ketinggalan informasi, kurang rajin bergaul,  temuan orang kreatif tersebut akan dianggap benar benar aneh. Sebenarnya tidak, hanya kenyataan kenyataan baru yang dia temukan tersebut, masih berhubungan dengan hal yang lama.

5. Cenderung suka bergaul sekaligus penyendiri.

Menurut penelitian terakhir, kepribadian ekstrovert ( memperoleh kepuasan dari lingkungan fisik dan sosial ) dan introvert ( penyendiri dan sibuk dengan pikirannya sendiri ) merupakan sifat yang paling stabil, yang membedakan seseorang  dengan orang lain. Tapi pada orang kreatif, kedua sifat itu bisa muncul secara bergantian. Unik ya…! Karena, pada saat dia menemukan sesuatu, sesuatu tersebut akan menyita perhatian dan pikirannya, inilah yang membuat dia pada saat seperti itu akan mengacuhkan siapa saja. Pada saat semuanya telah dia peroleh jawabannya, maka dia akan kembali jadi orang yang senang bergaul pula. Yang kadang suka menggoda juga, usil.

6. Rendah hati sekaligus bangga dalam waktu bersamaan.

Mengapa mereka demikian?. Orang kreatif menghormati lingkup kerjanya, sehingga tahu masih ada jalur panjang yang perlu dikembangkan. Mereka sadar adanya keberuntungan dalam prestasi mereka, dan sangat fokus pada projek yang akan datang, sehingga hasil kerja yang sudah berlalu tidak menarik lagi bagi mereka. Disaat bersamaan mereka tahu bahwa dibandingkan dengan yang lain, mereka telah berbuat banyak. Kesadaran ini membuat mereka merasa aman, bahkan bangga. Nah…! rasa bangga inilah kadang ditangkap lain oleh orang awam, dia dianggap sombong dan sejenisnya. Padahal dia mengatakan dari lubuh hatinya, bukan merupakan satu kesombongan. Makanya, kadang mereka tidak suka dipuji hasil kerjanya didepan orang banyak, atau rekan rekan kerjanya. Karena ia sadar, pujian tersebut akan jadi bumerang bagi dirinya. Ia juga sadar, tidak semua orang suka akan keberhasilannya. Sebab dia juga sadar pula, bagi orang orang tertentu, keberhasilan dia, dianggap sebuah ancaman.

Sebenarnya, orang kreatif itu tidak sama dengan orang pintar. Orang pintar belum tentu kreatif. Tapi orang kreatif akan masuk dalam katagori orang pintar. Orang kreatif tidak takut bersaing, tapi orang pintar cenderung takut mendapat saingan. Perhatikanlah di sekeliling anda. Apakah termasuk anda yang takut tersaingi…?

7. Menolak peran gender yang stereotip.

Beberapa hasil penelitian, Cewek kreatif biasanya lebih dominan dan keras  dibanding cewek lainnya. Sebaliknya Cowok kreatif  biasanya lebih peka dan kurang agresif dibanding Cowok lain yang sebaya. Orang yang secara psikologis androgini ini, tidak hanya kuat pada kegiatan menurut jenis kelaminnya, tapi juga kuat pada jenis kelamin lainnya.

Menurut saya, orang kreatif bisa dimasukan dalam katagori orang “super”, yang tidak takut menghadapi apapun ( tapi tetap menggunakan nalar ). Sebab dia mempunyai seribu, bahkan lebih, cara untuk menghadapai segala sesuatu.

8. Pemberontak sekaligus konservatif.

Mustahil bisa kreatif tanpa adanya penyerapan nilai nilai budaya. Karena itu, mustahil juga seseorang bisa kreatif jika tidak sekaligus konservatif. Hanya bersikap tradisional dan konservatif, membuat lingkungan tidak ada perubahan. Sebaliknya,  hanya berbuat sesuatu, tanpa tahu apa yang sebelumnya bermakna, tidak akan dikatakan sebagai suatu perubahan.

Dua tahun lalu, Rudy Rukmarata, penari dan koreografer, yang dikenal sebagai penari kontemporer, dalam wawancaranya dengan Nirmala, bercerita, bahwa hasil ciptaannya tak lepas dari pengaruh tarian tradisional yang telah ia pelajari selama beberapa tahun.

Maka dari itu, saya yakin orang kreatif tidak akan melupakan masa lalu, masa jati dirinya. Sebab apa yang dia kerjakan saat ini, adalah lanjutan atau mendapatkan inspirasi dari apa yang pernah dia lihat. Orang kreatif akan sangat menghargai budayanya, tapi juga dia tidak ketinggalan jaman alias kolot. Ibaratnya, ia hidup di lingkungan pedesaan, tapi dia tidak “NDESO”.

9. Sangat mencintai pekerjaannya tapi juga sangat objektif.

Tanpa rasa cinta kita akan kehilangan minat terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan. Tapi tanpa bersikap objektif, pekerjaan kita akan tidak ada.

Seorang yang pekerjaannya tukang pahat, sangat mencintai pekerjaannya, tapi kalau hasilnya belum sepadan dia juga tidak akan mati matian hidup dengan cara itu, cuma jadi pemahat patung, pasti akan berusaha untuk mendapatkan penghasilan lain, demi mendukung hidupnya serta pekerjaan yang sangat dicintainya.

Maka jangan heran kalau ada seorang insiyur ternyata ahli melukis, seorang pengacara ahli dalam bidang gamelan. Seorang bisnisman, ahli dalam seni ukiran. Seorang engineer mampu menyanyi dengan baik.

10. Kepekaannya sering menyakitkan mereka, tapi juga menimbulkan kenikmatan.

Minat yang dalam terhadap suatu masalah, sering tidak dihargai, bahkan berfikir bebas sering dianggap penyimpangan bagi sebagian masyarakat. Bang Idin tokoh lingkungan hidup yang berhasil menghijaukan bantaran kali, merupakan salah satu contoh, bagaimana perubahan tidak selalu ditanggapi positif oleh masyarakat. Tapi melebihi sakitnya kritikan dari masyarakat, perasaan kehilangan  kreatifitas justru lebih menyakitkan.

Walau ada rasa sakit dan cemas, orang kreatif lebih mampu menikmati proses kreativitasnya. Tanpa adanya kenikmtan dan kepuasan tersendiri ini, semua penyair mungkin akan memilih  menjadi penulis jingle ( lagu untuk iklan ) yang honornya jauh lebih besar, dan ahli ekonomi akan memilih jadi konsultan bisnis daripada Dosen.

Orang kreatif itu hidupnya penuh warna. Kalau dia tidak ada tempat untuk mewarnai hidupnya, maka dia akan keluar dari lingkungan tersebut. Parahnya jika satu perusahaan salah dalam memilih jajaran manajemennya, pasti ia akan kehilangan orang orang handal di perusahaannya. Orang orang handal yang hanya bisa dilihat oleh orang orang handal pula.  Kalau tidak, yang ada hanya orang orang yang tampak sukses saja, yang pada akhirnya, kesulitannya akan dikembalikan pada perusahaan, atau atasannya.

Satu pesan saya, manajemen jangan coba coba membodohi orang orang kreatif, sebab sekali dia tahu, maka kepercayaan itu akan lenyap begitu saja. Dia akan berani, bahkan sangat berani untuk berhadapan atau menghadapi Anda. Jangan anda pikir perusahaan telah memegang kendali atasnya, itu pikiran yang salah besar. Dialah yang pegang kendali…! ( kecuali anda menyandera anak bininya he..he..he….). Orang kreatif tidak kenal dengan kata takut, kecuali ketakutannya pada ketertinggalannya pada ilmu pengetahuan.

Tidak ada sesuatu yang sulit bagi orang kreatif, yang ada hanya belum tahu.

Oleh. Didik Suwitohadi.
19-12-2011.
up date 23-12-2011.
Ref; Majalah Nirmala edisi Januari 2004.
Iklan
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 20 Desember 2011 in Manajemen

 

Tag: , , , ,

4 responses to “Ciri Orang Kreatif

  1. iyus yusup

    1 Januari 2012 at 13:44

    bagus..bagus moga manfaatnya jadi amal buat Bapak

     
  2. warlord

    19 Juli 2014 at 07:11

    Baru nemu.. Mantap banget mas…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: