RSS

Catatatan pagi 18 Januari 2016

18 Jan

Selamat pagi duniaPutus keinginan
Selamat pagi kehidupan
Rupanya masih ada …
Sisa perjalanan …. untuk ku

Ah ….
Memang menakjubkan.

Itulah catatan tiba tiba dipagi ini, yang meluncur begitu saja dari keresahan yang menggelembung tanpa udara yang jelas, darimana asalnya. Hari hari yang kulalui terasa tenggelam dalam titik titik tanpa arah dan tanpa makna. Seakan sebuah kehidupan yang sia sia tanpa titik hasil. Sepertinya musnah apa yang telah kulakukan ber tahun tahun sebelumnya. Kalau keresahan sudah berdiri di takta, keindahan masa lalau lenyap tiada guna. Bagaikan debu senyap hilang tersapu angin, entah kemana. Mungkinkah kalian juga mengalami yg seperti itu …?

Biang biang keruntuhan makna hidup luruh, segumpal demi segumpal.Telah kulewati kesenangan kebahagiana yang luar biasa …. dulu ! Semuanya tiada bekas, ketika raja pengaduk hati murka dalam dalam diri. Nuraniku …. kalah ! Merintih tanpa daya. Menggelepar di pagi yang sinar matahari mulai berpesta dengan sinarnya yang menyala. Pagi ini … materi bukanlah raja…! Tonggak penyanggah kokohlah yang kubutuhkan saat seperti ini. Bila tidak …. disana … didepanku … menganga jurang gelap pekat, siap menelanku, ketika keperkasaan keputus asaan meraja dalam dada.

Yang kubutuhkan adalah seutas benang dari langit, tempatku bergelayut naik, menghindar dari tahta keresahan.

Selamat pagi dunia, aku akan terus berjalan menantangmu. Walau badaimu membuatku terseok.

Oleh. Didik Suwitohadi
18-012016 Surabaya

Iklan
 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: