RSS

Batu bukan sesuatu yang mati

23 Jan

batuBatu …. sebuah benda keras yang hidup…..! Kenapa saya katakan hidup ? Kalau dia tidak hidup, maka tidak akan ada bongkah batu, yang ada adalah debu batu. Bahkan mungkin tidak ada apa apa, walau cuma debu batu. Tidak ada Batu !

Kita berpikir, bahwa semua benda yang tidak hidup dan bernafas seperti kita, dikatakan benda mati. Semua yg ada didunia ini, menurut ilmu pengetahuan atau sain, adalah terdiri dari molekul molekul kecil yang saling mengikat. Artinya, molekul molekul itu hidup. Ada kehidupan dalam benda tersebut. Mereka menyusun sesuatu, sesuai dengan bentuknya. Saling berkait membentuk satu kesatuan. Saling mengikat. Saling tarik menarik. Mereka hidup…!

Tidak ada sesuatu yg hidup tanpa saling keterikatan satu dengan lain. Kita bisa hidup dan bertindak apapun, karena keterikatan antara nyawa dan tubuh kita. Antara otak dan seluruh anggota tubuh. Antara degup jantung dan beredarnya aliran darah. Tanpa degup jantung, tidak ada darah yang mengalir. Tanpa otak yang hidup, tidak ada gerak pada anggota tubuh. Tanpa nyawa, tubuh tak ada, tubuh mati. Tanpa tubuh, bisa jadi nyawa juga tidak ada ( yang ini, cuma Tuhan yang tahu ).

Bumi hidup, karena dia berputar, efeknya semua yang dalam lingkupnya, saling tarik menarik. Ketika bumi mati, putaran berhenti, ….. musnahlah semua yang ada di permukaannya. Semua yang menempel pada bumi karena gaya tarikanya, lepas dan musnah begitu saja. Mereka mati …!

Manusia menganggap hanya bumi, planet planet dan luar angkasa, jagat raya ( space ), itulah dunia, alam raya. Hanya sampai disitulah apa yang diketahui manusia…!

Mereka tidak berpikir, dalam setitik darah, ada kehidupan. Setitik darah itu adalah space atau alam raya dari mahluk mahluk super kecil yang hidup disana. Dalam sebutir debu, ada kehidupan renik renik yang super kecil yang tak terdeteksi, tak terlihat oleh manusia. Itu juga adalah alam raya. Alam raya dalam alam raya. Bisa jadi kita saat ini hidup di alam raya didalam alam raya lainnya, yang lebih besar dari yang kita tahu. Satu kehidupan dalam kehidupan.

Juta-an, milyar-an, bahkan bisa jadi trilyunan kehidupan alam raya dalam alam raya. Dan bisa jadi lebih dari hitungan yang kita punya. Tubuh kita adalah alam raya bagi semua yg hidup dalam tubuh kita ( baca, dunia dalam tubuh kita )

Kita hanyalah sebuah mainan yang super sangat kecil dari sebuah alam raya yang super besar.

Tidak ada sesuatu benda yang kita lihat yang tidak hidup. Semua benda yang tidak “hidup”, akan musnah, tidak terlihat lagi. Seperti tubuh manusia yang terkubur didalam tanah, musnah. Kembali pada asalnya dia tercipta.

Semua yang tercipta, saling berlawanan satu sama lain. Saling berbeda satu sama lain. Agar memberikan sebuah “ kehidupan “ pada kehidupan yang lain. Kalau manusia diciptakan sama, laki laki semua atau perempuan semua, tidak akan ada kehidupan dalam hidup. Kalau agama di ciptakan sama, tidak ada yang tahu, yang mana yang lebih cocok buat diyakini. Maka, orang ber-agama, tapi membenci dan menyebarkan kebenciannya pada pihak lain, artinya dia sama sekali tidak mengerti atas hakikat sebuah kehidupan.

Kehidupan saling menlengkapi satu sama lain. Yang berbeda saling melengkapi perbedaan, agar tahu dimana perbedaan dan dimana kebenaran. Sesuatu yang sama, tidak akan bisa menemukan kata kebenaran ataupun sebuah kesalahan. Tidak ada pembanding, kita tidak akan pernah berpikir akan sesuatu hal. Artinya kita akan bodoh selamanya.

Jadi …. semua yang ada dihadapan kita adalah “hidup”. Tidak ada yang tidak hidup di dunia ini, selain sesuatu yang tidak ada. Tidak pernah ada. Hargailah apapun itu, sebab mereka juga hidup seperti kita. Dan mereka juga bisa mati seperti halnya kita.

Ketika kita berpikir lebih dalam lagi, maka kita akan semakin mengerti, bahwa kita tidak tahu apa apa. Maka jangan sepelekan benda benda disekitar kita. Karena benda benda itulah kita bisa hidup. Sebab mereka hidup. Batu bukanlah sesuatu yang tidak berguna, sangat berguna sekali.

Oleh. Didik Suwitohadi
24 Januari 2016 Surabaya.

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: