RSS

Porak porandanya Islam diabad Millenium.

26 Jan

I love IslamIslam sudah hancur lebur di daerah asalnya. Bahkan sejak Nabi wafat, Islam sudah “ RETAK “, dan saling bermusuhan sampai saat ini.

Arab sudah terpecah belah… berkat politik pecah belanya kaum bule dan teman temannya. Tapi yang lebih dominan, adalah pertentangan diantara kaum Muslim itu sendiri. Pertentangan tafsir tafsir mereka sendiri. Membentuk golongan golongan dan mengkafirkan golongan lainnya. Hal inilah yang melancarkan politik pecah bela kaum bule dan teman temannya.

Yaman, Suriah, Irak, Iran dan negara negara berbasis Islam dibikin porak poranda. Sadarlah Muslim Muslim dunia, gunakan pikiran kalian, bersatulah meski berbeda. Agar kalian jadi umat yang kuat dan baik. Seperti yang dikatakan, bahwa Islam adalah Rachmat Lillalamin…..

Jangan membenci dan memusuhi kaum lain maupun agama lain. Biarkan mereka hidup dengan caranya sendiri. Itulah ajaran Nabi selama beliau hidup. Perkara kafir dan tidak kafir itu bukan urusan kalian, itu urusan masing masing manusia dengan Tuhan.

Kalau Muslim tetap saja tidak menyadari atas kelakuannya selama ini, maka terimalah akibatnya. Akan terpecah pecah sesuai dengan keinginan orang orang yang tidak menyukainya. Dan mereka mempunyai alasan dan cara, dari apa yang kalian lakukan sendiri.

Kalian saling berperang diantara kalian sendiri, karena masing masing merasa benar sendiri. Itu sudah menyalahi ajaran Tuhan yang sesungguhnya. Maka terimalah hukuman atas apa yang kalian lakukan sendiri. Sungguh menyedihkan, Agama yang dibawah dengan damai, kini rusak karena ulah penganutnya.

Surga dan Neraka itu milik Tuhan dan rahasia Tuhan pula.Kita tak punya pengetahuan dan hak menentukannya. Cukup sebagai manusia berlakulah baik atas sesama manusia lainnya, tanpa memandang golongan ataupun agamanya. Itulah anjuran menuju ke arah yang benar. Membenci, bukanlah ajaran yang ada dalam Islam.

islam bukan terorisMasih tidak sadarkah, bahwa pikiran mengendalikan segalanya. Nafsu mendorong lebih dalam menuju jurang kehancuran. Kenapa kaum yang dianggap kafir selalu menang dalam segala hal, kecuali keyakinan. Mereka adalah orang orang yang berpikir nyata , real. Hanya hal hal yang nyata yang mereka percaya. Bukan hal hal yang belum jelas adanya.

Keyakinan itu perlu, untuk membangkitkan semangat didalan kehidupan. Tetapi keyakian tanpa perhitungan pemikiran yang benar, maka sama dengan kebohongan yang di yakini. Tuhan tidak menyuruh umatnya untuk yakin dengan tanpa nalar. Jamannya sudah bukan sekian abad lalu dijaman abad nabi nabi. Yang di jaman itu jelas belum ada ilmu pengetahuan yang memadai untuk menjelaskan sesuatu yang terjadi. Hidup harus mengikuti arus perkembangan jaman.

Daerah daerah dimana Islam pernah jaya, porak poranda. Bukan karena ajaran Islam, tapi karena nafsu muslim itu sendiri. Karena cara berpikir muslim itu sendiri. Nasibnya dikuasai oleh orang orang pandai banyak akal yang kalian sebut kafir. Muslim harus cerdas di era millenium, tidak lagi sekedar menggunakan dalil dalil kitab suci. Tetapi menggunakan kecerdasan akal pikiran yang diberikan Tuhan. Tuhan menginginkan kita semua berubah menjadi mahluk mahluk cerdas sesuai dengan fitrahnya sebagai manusia. Ciptaannya yang paling sempurna.

Kalau Tuhan berkehendak, semua pasti terjadi…! Benar…! Tapi tidak dengan cara bim salabim… jadi. Semua ada proses. Semua ada mekanismenya. Mungkin sekian puluh atau ratus abad yang lalu, bisa terjadi seperti itu. Tapi tidak di abad modern millinium. Semua ada sebab sebabnya. Ada caranya.

Dunia sudah mengenal ajaran islam, bahkan di negara super power macam Amerika, pengikut Islam semakin tumbuh. Menururt data Lembaga Survey Pew pada tahun 2007 ( Wikipedia.org ), 1/3 dari jumlah muslim yang ada di Amerika adalah penduduk asli yang beralih memeluk Islam. Dan tentu saja sampai saat ini, pasti sudah berkembang dengan cukup pesat, orang Amerika yang memeluk Islam. Banyak Profesional muda di sana yang masuk Islam, setelah mengetahui Islam yang sesungguhnya seperti apa. Salah satu profesional muda Amerika yang akhirnya memeluk Islam adalah George Green ( tahun 2011). Green sebelumnya dikenal sebagai manajer tour artis-artis hip-hop kenamaan dunia seperti Jay-Z dan Kanye West ( Antaranews,com. 9 Nov 2015 ). Ada penyaynyi macam Cat Steven yang masuk Islam pula dan berhenti dari kariernya. Di Amerika, Islam masuk urutan no.3 keyakinan yang dianut, setelah Kristen dan Yudais ( Wikipedia, Islam in USA ).

Bedanya orang masuk Islam dijaman dulu dan dijaman sekarang, sangat beda sekali. Dijaman dulu orang masuk islam mayoritas dan hampir semuanya bermodal percaya. Tapi dijaman modern seperti ini, orang masuk Islam tidak dengan cara seperti itu lagi. Mereka belajar, mempelajari. Memantapkan diri atas semua pengetahuan tentang Islam, barulah orang tersebut masuk Islam. Ada proses pemikiran panjang untuk melakukan pembelajaran. Sampai pada kesimpulan bahwa agama ini layak dianut. Itulah muslim muslim modern. Apalagi orang orang macam Amerika yang selalu berpikir real, nyata. Mereka pasti cari tahu, mempelajari dulu sebelum mengakui sesuatu.

Celakanya dari sebagain muslim muslim itu, telah menjadikan Islam sebagai kedok untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Pemberontakankucing jihad, teror mengatas namakan Islam. Sungguh menyedihkan dan menurut saya benar benar murtad, menggunakan agama untuk urusan seperti itu. Celakanya pula, banyak dari kaum muslim berpikiran dangkal, membabi buta bergabung untuk menuju surga ( iming imingnya ). Sisi lain saya sangat bangga dengan jiwa jihad mereka. Tapi sayang mereka salah dalam menafsirkan jihad dijalan Tuhan. Salah menyerahkan nyawa untuk sesuatu yang diyakini tidak pada tempatnya. Mereka termakan slogan, doktrin konyol. Sesungguhnya hanya untuk kepentingan sebuah kelompok yang terorganisasi, yang tidak puas dengan keadaan yang ada.Yang membenci, antipati pada kelompok lain. Muslim yang sudah berkarat kebenciannya pada sesuatu, sama sekali tidak mencerminkan ajaran Islam dan sifat yang di contohkan Nabi.

Kecerdasan tanpa dilandasi iman yang kuat, akan menjadi orang yg kejam. Keyakinan tanpa dilandasi moral dan pemikiran yang baik dan arif, akan menjadi iblis menyaru sebagai orang beragama.

Oleh. Didik Suwitohadi
26 Januai 2016

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Januari 2016 in Agama

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: