RSS

Darimana datangnya rasa bahagia… ?

06 Agu

Sketching 33Ketika hari membuka lembar baru, kita juga membuka sesuatu yg baru. Tetapi benarkah hidup kita baru hari ini… ? Tidak jarang kita merasa hidup seperti waktu kemarin. Inilah yang membuat hati dalam lehidupan kita, menjadi jenuh dan bosan. Kehidupan yg hanya mengulang dan mengulang lagi. Tidak ada sesuatu yang baru dan seru.

Ternyata kebahagiaan manusia tidak sekedar karena materi, tapi karena sesuatu yang baru. Kita, sebagian besar orang tidak menyadari perasaan itu….?

Suasana baru adalah sebuah tantangan baru. Tapi kebanyakan dari kita tidak mau menerima tantangan itu. Selalu ingin hidup ditempat yang nyaman tapi tidak menbosankan. Tempat yang nyaman tapi tidak membosankan…, menurutku tidak ada di dunia ini. Cobalah kalian tanya pada orang orang yang punya duit, punya segalanya… Apakah hidupya di setiap detik bahagia… Selalu bahagia. Dari menutup mata sampai dia membuka mata lagi. Tidak pernah ada rasa bosan dan jenuh…

Hidup dikelilingi apa saja yg di inginkan. Tidak perlu berbuat apa apa, hanya cukup berucap maka segalanya sudah ada didepan hidungnya. Mau makan tinggal makan. Mau pergi tinggal pergi. Mau beli tinggal beli. Mau piknik tinggal piknik. Apakah kalan sanggup hidup seperti itu terus menerus. Tidak berbuat apa apa, tetapi selalu terpenuhi segala yg kamu inginkan.

Seorang pengendara sepeda, mengendarai sepeda menuju puncak gunung. Sebuah perjuangan yg sangat berat, bahkan orang lain bilang tidak mungkin dia bisa sampai disana. Yang lain bilang, orang gila, gak ada kerjaan apa… ? Ngapain bersepeda ke puncak gunung ? Ini kerjaan orang yang kurang kerjaan.

Tapi… begitu si pengedara sepeda sampai di puncak gunung, dia berteriak sekencangnya. Dia bahagia… sangat bahagia. Sungguh sangat menyenangkan. Sebuah pencapaian yang tidak semua orang bisa lakukan. Dia akan berdiam disana menikmati kebahagiaan itu. Tetapi apakah dia akan dalam kondisi EUFORIA seperti itu seterusnya….?

Kebahagiaan yang muncul luar biasa ketika dia bisa mencapai tujuannya tersebut, dengan segala perjuangannya. Bukan semata karena dia berada di puncak gunung. Sebab, sebentar lagi tempat yg membuat dirinya berteriak luar biasa senangnya, akan dia tinggalkan. Kalaupun dia berada disana bersama yang lain, merekapun akan meninggalkan tempat tersebut kemudian. Euforia itu, akan tinggal di puncak gunung tersebut.

Bila seseorang sudah kehilangan keinginannya…., sudah tidak tahu lagi apa yg harus dia lakukan… Itu berarti ada dua kabar yg harus dia terima, kabar baiknya, sudah cukup banyak pencapaian yg dia lakukan. Kabar buruknya, dia sudah mulai gelisah, tidak tahu lagi apa yang harus dia lakukan. Semua arah tujuan sudah pernah dia lalui. Sudah pada titik ….. TIDAK TAHU…!!! Tidak berkeinginan… !!!

Apa yang harus dilakukan….???

Oleh. Didik Suwitohadi
06 Agustus 2016.

Iklan
 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: