RSS

Misi dan Prioritas.

10 Agu

MITOS
Pernyataan mengenai misi dan prioritas prioritas yg bersifat strategis dikembangkan oleh orang orang yang paling tahu, yaitu orang orang yang berada dipuncak.
( Paradigma lama ).

REALITA.
Pernyataan mengenai misi dan prioritas prioritas strategi yang dikembangkan dengan buru buru oleh orang orang yang berada di puncak, dan kemudian diumumkan, akan dilupakan. Tanpa keterlibatan atau pengaitan identitas yang kuat, tidak akan pernah ada komitmen.

( Paradigma baru )

Pernyataan tersebut diatas adalah pernyataan Sthepen R.Covey, di bukunya The 8TH HABIT, pada halaman 318.

Menerawang - Galau - Resah

Menerawang – Galau – Resah

Pertanyaannya sekarang, “ Apakah orang yang dipuncak selalu tahu keadaan semua sampai ke bawah…? Jangan jangan dia Cuma melihat laporan dan statistik data saja…”. Saya akan percaya, kalau yang menyatakan tersebut adalah orang yang pertama sekali membangun bisnis tersebut, dia membangunnya mulai dari bawah sekali hingga puncak. Dia bisa membuat rencana 5 tahun atau sepuluh tahun ke depan bahkan lebih. Sebab dia tahu benar pondasi dan kekuatan organisasi yg dia bangun. Dia sudah membuat semacam Blue Print dalam kepalanya. Tahu benar dengan budaya yang dia tanam pada orang orang yang di rekrut.

Tapi kalau orang tersebut masuk dalam organisasi perusahan tidak pernah mengalami posisinya dari bawah organisasi, kacaulah segalanya. Kemungkinan dia memang bersemangat menyampaikan ide dan mengumpulkan data. Diatas kertas memang bagus, tapi tidak pada kenyataannya. Dan inilah yg sering dialami Perusahaan yang merekrut orang orang dengan label MT atau Manajemen Trainee. Yang sering terjadi, orang orang ini akan menuntut untuk dijadikan manajer, beberapa waktu kemudian. Kenapa..? karena alasan kata kata “manajemen trainee” . Dan parahnya, diawal perekrutan pasti di iming imingi kedudukan manajer. Celakanya, kebanyakan dari mereka lebih mementingkan jabatan daripada “Pekerjaan”. Akibatnya, bisa ditebak. Pencapaian diatas kertas. Laporannya bagus, kalau tak boleh di bilang “dibuat bagus”. Tampilan presentasinya menarik, karena sudah biasa tampil didepan para dosen.

Awalnya. mungkin diatas kertas selalu untung, tapi kenyataannya, sedikit demi sedikit tapi pasti, terjadi pengeroposan di organisasi mulai dari bawah. Yang lebih parah lagi, assset asset perusahaan yg produktiv, bangunan atau mesin mesin, kondisinya tidak karuan. Bisa jalan tapi dengan tertatih tatih serta dipaksakan. Umumnya orang level bawahlah yang paling menderita dan yang pertama kali menerima penderitaan. Apalagi kalau para pemimpin itu cuma berpikir pada dirinya sendiri. Akan semakin kacaulah organisasi. Yang dibawah jadi pontang panting mengikuti sesuatu yang tidak pasti dan selalu berubah ubah.

Perusahaan perusahaan di Indonesia masih dalam kondisi seperti itu dalam tatanan manajemen sumber daya manusianya. Para MT itu sangat minim skill. Punya kecenderungan bersifat feodal. Seperti tuan besar. Memerintah dan menyalahkan. Tidak bisa memberikan contoh secara nyata dengan hasil kerja tangannya sendiri. Alasanya selalu klasik, dia manajemen bukan pekerja lapangan. Padahal di negara negara dimana industri itu berasal, para manajernya adalah mantan orang orang lapangan yg handal. Mereka handal melakukan seuatu dengan tangannya sendiri, handal dalam menyusun manajemennya pula.

Perusahaan Indonesia kalau mau handal, buanglah paradigma feodal. Paradigma GELAR…! Sekolah tinggi itu perlu, tapi lebih perlu lagi, bagaimana seorang profesional itu menyelesaikan pekerjaannya. Kemudian mengajarkan pada bawahannya. Itulah yang dinamakan manajer handal. Dengan demikian keputusan apapun yg diambil, akan selalu di patuhi oleh bawahannya. Sebab mereka tahu kualitas atasannya. Jadi bawahannya tidak berani lagi untuk main main dengan pekerjaannya. Kalau sudah seperti itu. MISI pimpinan pasti akan bisa berjalan sesuai dengan yg dikehendaki. Menentukan Prioritas juga akan berjalan mudah

Saya yakin, seorang Habibie bukan saja seorang manajer yang handal, tapi dia juga pekerja atau mekanik yang handal dibidangnya.

Oleh. Didik Suwitohadi
09 Agts 2016

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Agustus 2016 in Manajemen

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: