RSS

Arsip Kategori: Essei

Sekedar Selesai


mikir loyoApa yang akan dilakukan manusia, hanya manusia itu sendiri yg tahu. Kadang manusia melakukan dengan rencana yang matang, bahkan ada yg cenderung njelimet melakukan persiapan. Hasilnya…? Belum tahu. Hanya target atau perkiraan saja yg muncul di kepala. Saat dilakukan, ternyata tidak semudah yang direcanakan. Yang semula diperkirakan gampang, kenyataannya tidak segampang saat melakukan. Banyak halangan, banyak kesulita, hadangan, bahkan macet di tengah jalan. Buntu pikiran, halangan terberat bagi yang berkreasi. Sudah tidak ada jalan, bahkan sudah tidak tahu mau bagaimana.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 September 2015 in Essei

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , ,

Aku ( rakyat ) telah di khianati.


Gbr Pilkada 126 September 2014, Demokrasi dinegaraku telah ROBOH. Lebih celaka lagi, dirobohkan oleh para anggota DPR, yang dipilih oleh rakyat, dipercaya oleh rakyat. Tapi..mereka telah berkhianat.

Diluar gedung DPR, rakyat berteriak teriak minta PILKADA tetap dipilih secara langsung, oleh rakyat. Sementara yang didalam gedung DPR, mereka ribut menentukan PILKADA, harus dipilih langsung oleh rakyat, seperti yang sudah terjadi selama ini, atau dikembalikan pada kekuasaan DPRD untuk memilih pimpinan daerah, seperti dulu semasa era ORBA, atau masa kekuasaan Presiden Soeharto. Presiden yang sepanjang sejarah Indonesia, paling banyak dibenci oleh kaum aktivis, cendekiaan dan kaum profesional, serta kaum pembaharu. Sering menuduh SUBVERSI pada orang orang yang kritis.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 September 2014 in Essei

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

Bangunlah Indonesiaku !


Aktifis dan LSM saat ini pada ribut masalah BBM. Pemerintah tetap akan menaikan harga BBM. Semua partai maupun aktivis, apalagi LSM ribut mengatakan, bahwa kebijakan itu tidak pro rakyat. Sementara, rakyat itu sendiri, yang benar benar “rakyat” memang tidak senang atau tidak setuju bila BBM naik. Sebab akan berimbas pada kebutuhan se hari hari mereka. Terutama para Ibu Ibu, yang harus mumet memutar uang belanja. Belum lagi keperluan pendidikan. Tapi keberatan mereka tidak se heboh yang dilakukan para aktivis, partai dan LSM. Sebagian dari mereka juga berpendapat, BBM itu pasti naik, tidak mungkin tidak naik, karena itulah hukumnya ekonomi. Kecuali penggalian atau kelola bbm memang benar benar untuk rakyat Indonesia, bukan untuk dijual keluar, ke bangsa lain. Saya yakin, kalau hanya untuk keperluan negeri sendiri, BBM Indonesia gak akan habis. Masalahnya yang mengelola asing, tentu saja sebagian besar minyak itu akan dibawa asing, karena merekalah yang mampu mengelolanya. Sedang orang Indonesia tidak bisa. Akhirnya, minyak minyak kita sendiri, digali dari tanah kita sendiri, dibawa orang lain dan orang Indonesia disuruh beli. Betapa bodohnya kita ya..?

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 April 2012 in Essei

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Black gold, biang konflik bagi pemiliknya.


Film yang diedarkan oleh Warner Bros ini adalah produksi orang Arab ( Qatar, Produser Tarak Ben ammar ), Juduk aslinya, Black Thirst ( saya nonton videonya ). Film yang menceritakan perang antar suku arab ( antar Kabila arab ) karena minyak bumi. Dan lagi lagi yang menjadi biang keladinya adalah orang Amerika. Dengan provokasinya yang canggih, seorang ahli minyak dari texas oil, berhasil menyakinkan seorang emir yang daerahnya banyak mengandung minyak. Celakanya daerah daerah yang mengandung minyak tesebut juga diklaim milik emir lainnya. Atau dengan kata lain, tanah sengketa, perjanjian pembagian hasil belum tuntas.

Read the rest of this entry »

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 22 April 2012 in Essei

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Kalian menderita, karena itu pilihan kalian sendiri.


Di bulan Maret 2012. Bumi Indonesia sedang bergelora, panas…! Mahasiswa dan aktivis LSM demo, karena tak terima BBM dinaikan. Tapi saya lihat rakyat kok ya anteng anteng semua. Ya ada sih yang bicara tentang kenaikan BBM, tapi tidak menggebu gebu seperti para mahasiswa dan para aktivis itu. Mereka dengan lantang meneriakan berjuang, turunkan BBM….! Usir neolib …! Usir kapitalis…! sampai turunkan presiden dan wakilnya. Pokoknya segala bahasa yang tidak enak didengar di telinga terlempar dari mulut mereka.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 April 2012 in Essei

 

Tag: , , , , , , , ,

Gurita Cikeas dan adegan Pansus Century


Buku Gurita Cikeas, George Junus Aditjondro, wajah lama yang suka sekali memelototi kondisi korupsi di Indonesia, mulai jaman orba sampai jamannya SBY saat ini. Matanya yang kelihatan tenang tersenyum, tapi tiba tiba saja bisa meluapkan emosi tak terkontrol. Lihat saja peristiwa pemukulan dengan buku yang dipegangnya terhadap Ramadan Pohan. Ternyata seorang George Junus Aditjondro yang terkenal kritis itu tak beda dengan orang intelek Indonesia lainnya yang masih saja belum dewasa banget. Walau telah menjadi dosen di university Australia, ternyata juga masih tak tahan dengan kritik atau kata-kata orang Indonesia.

Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 4 Februari 2010 in Essei

 

Tag: , , , ,

Seni tak lepas dari peran kapitalis


Menonton si Burung Merak bernyanyi di Balai Pemuda ( tgl. 18-Mei- 2003,  jam 19.30 – selesai ), dalam Festival Seni Surabaya,  memang ada keasikan tersendiri. Dengan segala daya pesonanya si Burung merak berusaha membius penonton.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Januari 2010 in Essei

 

Tag: , , , , ,