RSS

Arsip Tag: Agama

Porak porandanya Islam diabad Millenium.


I love IslamIslam sudah hancur lebur di daerah asalnya. Bahkan sejak Nabi wafat, Islam sudah “ RETAK “, dan saling bermusuhan sampai saat ini.

Arab sudah terpecah belah… berkat politik pecah belanya kaum bule dan teman temannya. Tapi yang lebih dominan, adalah pertentangan diantara kaum Muslim itu sendiri. Pertentangan tafsir tafsir mereka sendiri. Membentuk golongan golongan dan mengkafirkan golongan lainnya. Hal inilah yang melancarkan politik pecah bela kaum bule dan teman temannya.

Yaman, Suriah, Irak, Iran dan negara negara berbasis Islam dibikin porak poranda. Sadarlah Muslim Muslim dunia, gunakan pikiran kalian, bersatulah meski berbeda. Agar kalian jadi umat yang kuat dan baik. Seperti yang dikatakan, bahwa Islam adalah Rachmat Lillalamin…..

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Januari 2016 in Agama

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Lembar Kehidupan


jiwaPerjalanan kehidupan, sesungguhnya adalah sebuah perjalanan lingkungan yang telah kita dapat. Kita bukanlah apa apa pada saat kita muncul didunia. Belum tahu pikiran jahat, belum tahu pula pikiran baik. Naluri kita pada saat itu, tidak terlalu jauh dengan naluri hewan.  Saat lapar, yang bisa kita lakukan adalah hanya menangis, begitu juga saat kita pipis dengan sendirinya. Karena kita belum bisa mengontrol pipis itu, dan juga yang lainnya. Maka, ketika kita dewasa, dituduh penjahat atau orang suci…., apakah itu semua karena semata mata kita…? Menurutku, kita membawa apa saja yang telah ” dititipkan ” pada diri kita sejak kita keluar dari gua garba seorang Ibu. Semuanya tersimpan dalam jaringan otak bawah sadar kita. Yang disuntikan begitu saja oleh orang tua dan sekitarnya. Maka tumbuhlah kita menjadi anak nakal, jika yang diisikan pada diri kita adalah bibit bibit yang bisa menimbulkan kenakalan kenakalan tersebut. Begitu pula sebaliknya. Jadi kalau anak anda tumbuh menjadi anak yang maunya harus dituruti, itu karena anda semata, bukan semata anak anda sendiri. Hati hati dengan kata kata, “,,, ah ia masih anak anak belum tahu apa apa, biarkan saja……. “. Sadarkah anda jika anda bahwa anda telah menanamkan sesuatu yang nantinya akan membuat anda menemui kesulitan mendidik anak anda sendiri….? Sebab kata ” anak anak ”  adalah sangat relatip sekali. Apalagi dijaman sekarang, yang namanya anak anak bukanlah ” anak anak ”  lagi. Informasi begitu banyak dan tersebar begitu saja. Gratis…, tapi cenderung menjerumuskan.

Read the rest of this entry »

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , ,

” Semua adalah kehendak NYA “


WajahMemang tidak ada sesuatu yang terjadi tanpa kehendak Nya. Tapi kehendak Nya tak akan muncul tanpa kita lakukan sesuatu. Maka manusia harus berpikir positip dan logis, untuk bisa meng artikan kata kata ” semua adalah kehendak NYA “.

Api itu tak akan panas tanpa kehendak NYa. Seorang TEIS ngotot seperti itu. Tapi logisnya, yang namanya api itu pasti panas, gak mungkin dingin. Apa mungkin dengan kehendak Nya api bisa dingin dengan dibuktikan di jaman sekarang…? Jawabannya…”TIDAK AKAN…”, karena pembuktian akan adanya Tuhan ” sudah selesai “. Pembuktian kuasa Tuhan sudah selesai, menurut saya. Ilmu pengetahuan sudah mewakili Nya.

Read the rest of this entry »

 

Tag: , , , , , , ,

Keyakinan Agnostic ( Agnostic Relligion ).


Dasar cara pandang Agnostic; tidak ada pengetahuan apapun yang bisa membuktikan adanya atau keberadaan adanya Tuhan. Tetapi, pengertian “ Agnostic “ itu sendiri adalah ; “A, berarti tidak “ dan “ Gnostic, berarti tahu “. Secara bebas bisa diterjemahkan, bahwa “ Agnostic “ artinya “ tidak tahu “, atau juga bisa dikatakan “ tidak ada pengetahuan “. Pengertian tersebut bukanlah satu satunya pengertian dari kata Agnostic, masih banyak pengertian lainnya mengenai Agnostic. Tapi bagi saya, Agnosti adalah orang orang yang tidak percaya, bahwa keberadaan Tuhan bisa diketahui adanya. Mereka percaya Tuhan itu ada, tapi mereka juga percaya bahwa tak mungkin Tuhan bisa dibuktikan keberadaannya dengan ilmu apapun didunia ini. Saya kira pendapat itu sangat sangat bisa disetujui. Sebab itulah dasar dari Agnostic, menurut saya. Berangkat dari percaya dan ke tidak tahuan.

Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 19 Juni 2012 in Wawasan

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

Balada Sang Kyai.


Suatu ketika seorang kyai kepala pondok pesantren mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi negeri Paman Sam atas undangan seorang muridnya yang kebetulan belajar di sana. Bagi Pak Kyai, hal itu adalah sesuatu yang sama sekali baru, selama hidupnya dia belum pernah keluar negeri, keluar kota pun hanya beberapa kali. Bagi Pak Kyai, ini adalah kesempatan dia untuk mengenal setan itu. Setan yang selama ini dimusuhinya, yang telah memporak porandakan umat Islam. Umat yang tidak punya hormat sama sekali akan ajaran Tuhan yang mulia.

Read the rest of this entry »

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Maret 2012 in Wawasan

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Agama yang meracuni kehidupan saya.


Dulu, saya beragama untuk agama ( Agama Sentris ). Saya menganggap seolah-olah agama barang suci. Terpisah dari kehidupan. Segala sesuatu yang tampak luarnya tidak berhubungan dengan agama saya anggap tidak penting, bahkan ekstremnya saya anggap hanya akan menjauhkan saya dari agama. Mempelajari Ilmu Pengetahuan saya anggap tidak perlu. Yang perlu hanya ilmu agama. Akibat dari pemahaman seperti itu membuat saya anti kemajuan. Saya mengisolasi diri dari kehidupan pada umumnya. Saya mengutuk kehidupan di luar komunitas orang-orang yang tidak taat beragama. Kehidupan saya benar-benar ekslusif.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Maret 2012 in Wawasan

 

Tag: , , , , , , , , ,

Demokrasi dan Kebebasan


Ngomong demokrasi, Amerika memang mbahnya demokrasi. Sampai kawin sesama jenis aja dianggap demokrasi. Bukan yang seperti itu yang cocok di Indonesia. Demokrasi di Indonesia ya demokrasi ala timur. Demokrasi bukan bebas sebebasnya menentukan jalan hidup.

Read the rest of this entry »

 
 

Tag: , , ,