RSS

Arsip Tag: Dr. M. Quraish Shihab

Lembar Kehidupan


jiwaPerjalanan kehidupan, sesungguhnya adalah sebuah perjalanan lingkungan yang telah kita dapat. Kita bukanlah apa apa pada saat kita muncul didunia. Belum tahu pikiran jahat, belum tahu pula pikiran baik. Naluri kita pada saat itu, tidak terlalu jauh dengan naluri hewan.  Saat lapar, yang bisa kita lakukan adalah hanya menangis, begitu juga saat kita pipis dengan sendirinya. Karena kita belum bisa mengontrol pipis itu, dan juga yang lainnya. Maka, ketika kita dewasa, dituduh penjahat atau orang suci…., apakah itu semua karena semata mata kita…? Menurutku, kita membawa apa saja yang telah ” dititipkan ” pada diri kita sejak kita keluar dari gua garba seorang Ibu. Semuanya tersimpan dalam jaringan otak bawah sadar kita. Yang disuntikan begitu saja oleh orang tua dan sekitarnya. Maka tumbuhlah kita menjadi anak nakal, jika yang diisikan pada diri kita adalah bibit bibit yang bisa menimbulkan kenakalan kenakalan tersebut. Begitu pula sebaliknya. Jadi kalau anak anda tumbuh menjadi anak yang maunya harus dituruti, itu karena anda semata, bukan semata anak anda sendiri. Hati hati dengan kata kata, “,,, ah ia masih anak anak belum tahu apa apa, biarkan saja……. “. Sadarkah anda jika anda bahwa anda telah menanamkan sesuatu yang nantinya akan membuat anda menemui kesulitan mendidik anak anda sendiri….? Sebab kata ” anak anak ”  adalah sangat relatip sekali. Apalagi dijaman sekarang, yang namanya anak anak bukanlah ” anak anak ”  lagi. Informasi begitu banyak dan tersebar begitu saja. Gratis…, tapi cenderung menjerumuskan.

Read the rest of this entry »

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Manusia Bag.5 ( selesai )


Oleh. Dr. M. Quraish Shihab, M.A

Ruh

Berbicara tentang ruh, Al-Quran mengingatkan kita akan firman-Nya:

Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah, “Ruh adalah urusan Tuhan-Ku, kamu tidak diberi ilmu”.

Apa yang dimaksud dengan pertanyaan tentang ruh di sini? Apakah substansinya? Kekekalan atau kefanaannya, kebahagiaan atau kesengsaraannya? Tidak jelas. Selain itu, apa yang dimaksud dengan ” kamu tidak diberi ilmu kecuali sedikit “? Yang sedikit itu apa? Apakah yang berkaitan dengan ruh? Sehingga ada informasi sedikit tentang ruh, misalnya gejala-gejalanya? Ataukah ” yang sedikit itu ” adalah ilmu pengetahuan kita, tidak termasuk di dalamnya ruh, karena ilmu kita hanya sedikit. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 Maret 2010 in Agama

 

Tag: ,

Manusia Bag.3


oleh Dr. M. Quraish Shihab, M.A

Bag. 3

Fithrah

Dari segi bahasa, kata fithrah terambil dari akar kata al-fathryang berarti belahan, dan dari makna ini lahir makna-makna lain antara lain penciptaanatau kejadian“.

Konon sahabat Nabi, Ibnu Abbas tidak tahu persis makna kata fathirpada ayat-ayat yang berbicara tentang penciptaan langit dan bumi sampai ia mendengar pertengkaran tentan kepemilikan satu sumur. Salah seorang berkata, “Ana fathartuhu“. Ibnu Abbas memahami kalimat ini dalam arti, “Saya yang membuatnya pertama kali.” Dan dari situ Ibnu Abbas memahami bahwa kata ini digunakan untuk penciptaan atau kejadian sejak awal.

Read the rest of this entry »

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 24 Februari 2010 in Agama

 

Tag: ,

Manusia Ba.2


oleh Dr. M. Quraish Shihab, M.A.

Produksi dan Reproduksi Manusia
Al-Quran menguraikan produksi dan reproduksi manusia. Ketika berbicara tentang penciptaan manusia pertama, Al-Quran menunjuk kepada sang Pencipta dengan menggunakan pengganti nama berbentuk tunggal:
Read the rest of this entry »
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 23 Februari 2010 in Agama

 

Tag: ,