RSS

Arsip Tag: laki laki

Cair Dalam Keraguan. Bag.7


Sebuah Novelet.
Oleh. Randaka.

yellow iris-cropped macroDiteras depan rumah, Ibunya dan Edwin bercakap-cakap dengan enaknya. Sesekali terdengar tertawa halus sang Ibu. Tari sudah lama tidak melihat Ibunya tertawa seperti itu. Betapa hatinya senang melihat Ibunya bisa tersenyum dan tertawa sore ini. Wajahnya berseri-seri, sebuah kehidupan muncul disana.

Orang tua itu seperti mendapatkan sesuatu yang sangat berharga, mendapat kunjungan Edwin sore itu. Mulanya dia terlihat surprise, ada laki-laki ganteng bertamu kerumahnya mencari anaknya. Apa ini tidak salah ? pikirnya. Dia tidak pernah mengenal laki-laki ini. Orangnya sangat berbeda dengan laki-laki teman anaknya yang pernah datang kesini. Kesan matang tegas dan berwibawa langsung tertangkap olehnya. Masa iya anaknya punya teman seperti ini ? Setahunya, yang pernah datang menemui anaknya, rata-rata sepantaran dengan anaknya, bahkan ada yang diawah umur anaknya. Dandanannya gaya anak muda masa kini. Ini kok beda, memang tidak klimis seperti bapak-bapak, tapi juga tidak seperti dandanan anak muda yang cenderung bergaya trendy. Penampilannya casual, tapi sikap dan gerak-geriknya begitu mantap dan meyakinkan. Membuatnya merasa sreg untuk menerima tamu satu ini.

Read the rest of this entry »

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 Juni 2014 in Cerita

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

Cair Dalam Keraguan. Bag.6


Sebuah Novelet.
Oleh. Randaka.

yellow iris-cropped macroEdwin memeriksa laporan produksi yang barusan diserahkan Tari padanya. Baru dua hari kemudian laporan itu bisa diserahkan Tari. Masalahnya, saat laporan itu sudah selesai dan siap diserahkan, Mala menelepon kalau ada beberapa kesalahan yang telah dia buat. Dia minta berkas laporannya dikembalikan, dia ganti dengan yang benar. Tari benar-benar geregetan dengan Mala, ini artinya dia harus memproses ulang laporan itu. Sudah terlambat salah lagi.

“ Tari kamu tinggal sama siapa dirumah itu ?,” Edwin memecah kesenyapan.
“ Dengan Ibu saya Pak. Ayah saya sudah lama meninggal .“
“ Kamu anak tunggal ?” Tatapan Edwin beralih dari lembar laporan kearah Tari. Tatapan itu membuat Tari resah-gelisah. Duduknya serasa tidak nyaman seperti dulu. Bukankah setiap bulan acara seperti ini dia lakukan, kenapa sekarang rasanya dia serba canggung? Sorot mata itu ?, kenapa hatinya jadi berdesir. Padahal dulu hal tersebut terabaikan, bukan sesuatu yang aneh dan istimewa.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 28 Juni 2014 in Cerita

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

Cair Dalam Keraguan. Bag. 2


Sebuah Novelet.
Oleh. Randaka.

yellow iris-cropped macroDia bergabung dengan Perusahaan ini sudah hampir tiga tahun, selama itu pula dia tidak pernah mendengar issue tentang keluarga Pak Edwin. Dia ingin tahu, tapi kawatir dicurigai. Masalahnya, pertama, Pak Edwin adalah orang yang sering jadi lirikan perempuan-perempuan dikantor ini. Kedua, Perusahaan ini banyak biang gossipnya. Tapi pada akhirnya teman sekantornya ada yang cerita. Pak Edwin masih single, sampai umur mendekati empat puluh dia belum menikah dan tidak punya teman perempuan istimewa. Ada sih gossip yang mengabarkan kalau Pak Edwin punya pacar namanya anu, atau Pak Edwin lagi dekat sama si anu. Gossip itu semua tak terbukti sama sekali, hingga sampai saat ini. Banyak teman perempuan di kantor yang meliriknya, bahkan saking ngebetnya sampai melepaskan gossip kalau Pak Edwin adalah miliknya. Tapi semua itu cuma sebatas omongan perempuan perempuan yang lagi kesengsem padanya. Pak Edwin tak pernah menanggapi semua itu. Padahal kalau dia mau , dia bisa menggandeng mereka satu persatu. Tapi laki laki ini adem ayem saja.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Juni 2014 in Cerita

 

Tag: , , , , , , , , ,

Balada Sang Kyai.


Suatu ketika seorang kyai kepala pondok pesantren mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi negeri Paman Sam atas undangan seorang muridnya yang kebetulan belajar di sana. Bagi Pak Kyai, hal itu adalah sesuatu yang sama sekali baru, selama hidupnya dia belum pernah keluar negeri, keluar kota pun hanya beberapa kali. Bagi Pak Kyai, ini adalah kesempatan dia untuk mengenal setan itu. Setan yang selama ini dimusuhinya, yang telah memporak porandakan umat Islam. Umat yang tidak punya hormat sama sekali akan ajaran Tuhan yang mulia.

Read the rest of this entry »

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Maret 2012 in Wawasan

 

Tag: , , , , , , , , , ,