RSS

Arsip Tag: Manusia

Darimana datangnya rasa bahagia… ?


Sketching 33Ketika hari membuka lembar baru, kita juga membuka sesuatu yg baru. Tetapi benarkah hidup kita baru hari ini… ? Tidak jarang kita merasa hidup seperti waktu kemarin. Inilah yang membuat hati dalam lehidupan kita, menjadi jenuh dan bosan. Kehidupan yg hanya mengulang dan mengulang lagi. Tidak ada sesuatu yang baru dan seru. Read the rest of this entry »

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Porak porandanya Islam diabad Millenium.


I love IslamIslam sudah hancur lebur di daerah asalnya. Bahkan sejak Nabi wafat, Islam sudah “ RETAK “, dan saling bermusuhan sampai saat ini.

Arab sudah terpecah belah… berkat politik pecah belanya kaum bule dan teman temannya. Tapi yang lebih dominan, adalah pertentangan diantara kaum Muslim itu sendiri. Pertentangan tafsir tafsir mereka sendiri. Membentuk golongan golongan dan mengkafirkan golongan lainnya. Hal inilah yang melancarkan politik pecah bela kaum bule dan teman temannya.

Yaman, Suriah, Irak, Iran dan negara negara berbasis Islam dibikin porak poranda. Sadarlah Muslim Muslim dunia, gunakan pikiran kalian, bersatulah meski berbeda. Agar kalian jadi umat yang kuat dan baik. Seperti yang dikatakan, bahwa Islam adalah Rachmat Lillalamin…..

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Januari 2016 in Agama

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Puisi Puisi tgl. 18-Desember-2014


1.
Baris kata…
Baris Cinta…

Jangan terjebak

2.
Kamu dan aku
Adalah…
Satu

Mengapa tak pernah bertemu…?

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 23 Desember 2014 in Puisi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

Ber-terimakasihlah pada Alam


Sketsa alamKetika alam memberikan kesejukan. ketenangan… manusia juga ikut merasakan kesejukan dan ketenangan dihatinya. Hujan bukanlah satu petaka, namun sebuah sirkulasi masa yang akan selalu begitu dan begitu. Akibat hujan …. banjir…? Sebenarnya tidak…! Itu akibat ulah penghuni bumi sendiri.

Alam bukanlah perusak. Alam bukanlah sang murka. Alam melakukan itu semua sesuai kodratnya. Setelah itu, bumi mendapatkan manfaatnya. Petani mendapatkan manfaatnya, sebuah tanah yang subur. Sebuah hamparan masa depan dengan hasil bumi yang menakjubkan. Bukankah itu berkah…?

Marilah kita merenung. Seberapa besar dan seberapa lama kita makan dari alam….. ? Mulai dari nenek moyang kita hingga keturunan kita yang tak terhingga banyaknya dan entah sampai kapan.

Apa yang tidak diberikan alam pada kita….? Semuanya diberikan…… ! Mobil, beton, intan, minyak, makanan, pakaian dan segala mahluk hidup yang kita makan. Semuanya…! Luar biasa…! Sementara alam hanya meminta pada manusia untuk tidak ceroboh dan semena mena padanya. Sangat sederhana….! Tapi nafsu membuat hal sederhana itu serasa sangat sulit. Bagai harus melewati lautan api yang panjang.

Manusi meng-explorasinya habis habisan… Namun alam tak akan pernah habis. Manusia bukanlah apa apa bagi alam. Tapi manusia sepertinya tidak mengerti itu. Merasa sangat kuat bisa menguasai alam. Manusia berpikir, alam adalah kekuasaannya. Betapa lucunya pemikiran itu. Bagaimanakah manusia bisa menguasai alam…? Sehebat apapun ilmu manusia, tak mungkin bisa menguasai alam. Tidak akan pernah mungkin….! Manusia membutuhkan alam, bukan sebaliknya.

Alam tidak membutuhkan manusia untuk tumbuh dan berkembang. Campur tangan manusia membuat naluri alam terganggu. Merasa dibatasi perkembangannya. Atau merasa dipaksa-paksa pertumbuhannya. Semua menjadi tidak sewajarnya dan alami. Itulah efek nafsu manusia, yang mengatas namakan ilmu pengetahuan.

Sadarkah manusia, bahwa ilmunya juga berasal dari alam. Belajar dari alam. Kenapa ketika sudah mengetahuinya, malah merusak dan merasa lebih mampu dari “ sang Guru “…?

Sang Guru tidak pernah bicara pada muridnya, dia hanya memberikan contoh dengan tindakannya, pertumbuhannya, berikut akibatnya. Namun manusia selalu saja salah mengartikannya.

Tanda tanda itu sudah sangat jelas, namun manusia sering meng-abaikanya.

Betapa indahnya…. jika Manusia mengerti alam dan mampu bekerja sama dengan alam. Tapi… mungkinkah….? Mimpi yang indah.

Oleh. Didik Suwitohadi
Surabaya, 11-12-2014

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

Hati Manusia


Hati manusia dinamis
tidak selalu mengikuti arah angin
tidak selalu melawan angin

Jika putus
itulah saat berubah arah
Sebab angin tak pernah bisa diduga

Hati manusia dinamis
Mengikuti nafsu
mengikuti nurani

Kompas yg jelas
Nuranimu

Oleh. Randaka.
12-8-2014

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Agustus 2014 in Puisi

 

Tag: , , , , ,

Perkembangan EMBRIO.


Perkembangan Embrio Manusia.

Ya ayyuhan-nasu in kuntum fi raibim minal-ba’si fa inna khalaqnakum min turabin summa min nutfatin summa min ‘alaqatin summa mim mudgatim mukhallaqatiw wa gairi mukhallaqatil li nubayyina lakum wa nuqirru fil-arhami ma nasyau ila ajalim musamman summa nukhrijukum tiflan summa li tablugu asyuddakum wa minkum may yutawaffa wa minkum may ila arzalil ‘umuri li kaila ya’lama mim ba’di ‘ilmin syai’a wa taral-arda hamidatan fa iza anzalna ‘alaihal-ma’ahtazzat wa rabat wa ambatat min kulli zaujim bahij . Hai manusia jika kau dalam keraguan tentang kebangkitan , maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani kemudian dari segumpal darah kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna agar Kami jelaskan kepada kau dan Kami tetapkan dalam rahim apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang telah ditentukan kemudian Kami keluarkan kau sebagai bayi kemudian kau sampailah kepada kedewasaan dan di antara kau ada yang diwafatkan ada yang dipanjangkan umurnya sampai pikun supaya tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulu telah diketahuinya . Dan kau lihat bumi ini kering kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya , hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh tumbuhan yang indah . QS 22 : 5 .

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Maret 2012 in Wawasan

 

Tag: , , , , , , , , ,