RSS

Arsip Tag: randaka

Untuk Ulang Tahun Negeriku


the kitten kiss by leenaravenNegeriku….
Aku tak bisa memberi apa apa
Tak bisa ku hitung berapa biaya hidup untuku darimu

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Agustus 2016 inci Puisi

 

Tag: , , , , , , , , ,

Tak ada kata BETUL mutlak.


diamSesungguhnya, tidak ada yang betul di dunia ini, begitu juga dengan apa yang dikatakan salah, tidak ada yang salah di dunia ini.

Dunia sudah terkondisikan dalam dua kutup yang berbeda, agar dunia bisa berputar dan hidup. Kalau semuanya BETUL atau semua dianggap SALAH, maka tak akan ada dunia ini. Sebab dunia tak akan pernah berputar, karena hanya mempunyai satu hal yang seragam. Bayangkan… kalau semua orang didunia ini “seragam”, tak ada perbedaan setitikpun. Tak akan pernah ada KEBEBASAN, karena semua sudah disamakan. Tak ada kesenangan, tak ada kebahagiaan, tak ada pencarian, karena memang tak ada yang perlu dicari. Hambar…!

Read the rest of this entry »

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Puisi Puisi Amplop


Oleh Randaka

1.
Orang sakti bisa luntur karena amplop
Amplop pemudar kesaktian

Bila ada yang sakti
Jangan takut
Bawalah amplop
Maka…..
Menyerahlah dia

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Juli 2014 inci Puisi

 

Tag: , , , , , ,

Cair Dalam Keraguan. Bag.6


Sebuah Novelet.
Oleh. Randaka.

yellow iris-cropped macroEdwin memeriksa laporan produksi yang barusan diserahkan Tari padanya. Baru dua hari kemudian laporan itu bisa diserahkan Tari. Masalahnya, saat laporan itu sudah selesai dan siap diserahkan, Mala menelepon kalau ada beberapa kesalahan yang telah dia buat. Dia minta berkas laporannya dikembalikan, dia ganti dengan yang benar. Tari benar-benar geregetan dengan Mala, ini artinya dia harus memproses ulang laporan itu. Sudah terlambat salah lagi.

“ Tari kamu tinggal sama siapa dirumah itu ?,” Edwin memecah kesenyapan.
“ Dengan Ibu saya Pak. Ayah saya sudah lama meninggal .“
“ Kamu anak tunggal ?” Tatapan Edwin beralih dari lembar laporan kearah Tari. Tatapan itu membuat Tari resah-gelisah. Duduknya serasa tidak nyaman seperti dulu. Bukankah setiap bulan acara seperti ini dia lakukan, kenapa sekarang rasanya dia serba canggung? Sorot mata itu ?, kenapa hatinya jadi berdesir. Padahal dulu hal tersebut terabaikan, bukan sesuatu yang aneh dan istimewa.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 28 Juni 2014 inci Cerita

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

Jiwa…


Jiwa…selalu berkelana kemana arah yang diingin.jiwa
tak pernah diam dalam satu garba
bergolak dengan buncak magma
ingin menggapai apapun yang ada

Tak akan pernah ada jiwa yang tenang
selama ada riak riak menggoda

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Februari 2014 inci Puisi

 

Tag: , , , , , ,

Sesuatu yang berarti


Keteduhan itu bukan dibayangan, tapi nyata.setia 2
Takdir manusia bisa berubah, karena polanya sendiri.
Saat kau datang, tidak selalu semuanya baik baik saja.

Benarkah akan baik baik saja…?
Itu perkiraanmu.
Setia itu ada, saat kamu setia.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22 Februari 2014 inci Puisi

 

Tag: , , , , ,

Kemana


Kemana arah hidup
kemana arah tujuan
kemana arah hati

tidak ada yang tahu
bahkan diri sendiri

Yang ada hanya kemauan
Yang sering tak se irama dengan kehidupan

oleh.Randaka
22-Feb-2014

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Februari 2014 inci Puisi, Uncategorized

 

Tag: , , , , ,

Saatnya…


( untuk pejuang kota Batu )

Dan…batu
diam pun bukan suatu cara
untuk melawan
saatnya kata ditembakan
bukan marah yang terlontar
tapi…
buatlah mereka ternganga….

Bukan kita tak berani
sebab kata harus ber-alaskan akal.

Saat kata berupa sampah…
apa bedanya dengan mereka…?

oleh. Randaka
15-02-2014

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Februari 2014 inci Puisi

 

Tag: , , , , , ,

2013 in review


The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 27,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 10 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Januari 2014 inci Uncategorized

 

Tag: , , ,