RSS

Arsip Tag: Suami

Cair Dalam Keraguan. Bag.6


Sebuah Novelet.
Oleh. Randaka.

yellow iris-cropped macroEdwin memeriksa laporan produksi yang barusan diserahkan Tari padanya. Baru dua hari kemudian laporan itu bisa diserahkan Tari. Masalahnya, saat laporan itu sudah selesai dan siap diserahkan, Mala menelepon kalau ada beberapa kesalahan yang telah dia buat. Dia minta berkas laporannya dikembalikan, dia ganti dengan yang benar. Tari benar-benar geregetan dengan Mala, ini artinya dia harus memproses ulang laporan itu. Sudah terlambat salah lagi.

“ Tari kamu tinggal sama siapa dirumah itu ?,” Edwin memecah kesenyapan.
“ Dengan Ibu saya Pak. Ayah saya sudah lama meninggal .“
“ Kamu anak tunggal ?” Tatapan Edwin beralih dari lembar laporan kearah Tari. Tatapan itu membuat Tari resah-gelisah. Duduknya serasa tidak nyaman seperti dulu. Bukankah setiap bulan acara seperti ini dia lakukan, kenapa sekarang rasanya dia serba canggung? Sorot mata itu ?, kenapa hatinya jadi berdesir. Padahal dulu hal tersebut terabaikan, bukan sesuatu yang aneh dan istimewa.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 28 Juni 2014 in Cerita

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

Cair Dalam Keraguan. Bag.5


Sebuah Novelet.
Oleh. Randaka.

yellow iris-cropped macroTari menarik nafas lega, terasa plong. Dia beranjak dan membuka pintu gerbang rumahnya. Didalam dadanya terasa ada yang terbuka saat dia mulai membuka pintu pagar rumahnya. Tari berjalan pelan menuju pintu rumah sambil mendekap tasnya didada. Serasa ada sesuatu yang ingin dia pegang erat agar tidak lepas. Entah kenapa kini dia merasa dirinya melayang ringan.

Ibunya sedang menonton TV di ruang tengah saat dia melewatinya. Mereka berdua saling bertegur sapa seperti biasa. Tari langsung masuk kamarnya. Dia melemparkan dirinya ditempat tidur. Saat ini hatinya lagi berbunga bunga, dia tak menyadari itu dan dia sendiri juga tidak tahu kenapa.

Selesai mandi dia menuju ruang makan, tanpa ditemani Ibunya dia makan sendiri. Kali ini, makanan terasa lebih enak dari biasanya. Sayur bening sambal terasi dadar telur dan dadar jagung serta tahu bacem, hampir habis dilahapnya semua. Ibunya sudah berada disana, tanpa dia sadari. Ia heran melihat selera makan anaknya tidak seperti biasanya.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Juni 2014 in Cerita

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,